Wanita Ini Menculik Bayi 20 Tahun Lalu dan Membesarkannya. Kini Dia Dihukum 10 Tahun Penjara

Seorang wanita asal Afrika Selatan yang didakwa melakukan penculikan pada 20 tahun silam terhadap seorang bayi yang baru dilahirkan, akhirnya dihukum.

Wanita Ini Menculik Bayi 20 Tahun Lalu dan Membesarkannya. Kini Dia Dihukum 10 Tahun Penjara
KOMPAS.com
Seorang wanita asal Afrika Selatan yang diduga melakukan penculikan pada 20 tahun silam terhadap seorang bayi yang baru dilahirkan, akhirnya dijatuhi hukuman penjara. Foto diambil ketika terdakwa tiba di tempat persidangan pada Maret 2016 lalu. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JOHANNESBURG- Seorang wanita asal Afrika Selatan yang didakwa melakukan penculikan pada 20 tahun silam terhadap seorang bayi yang baru dilahirkan, akhirnya dijatuhi hukuman penjara.

Pelaku menculik bayi tersebut dari rumah sakit dan lalu membesarkan anak perempuan tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku dijatuhi hukuman 10 tahun penjara.

Hakim John Hlophe di Cape Town, Afrika Selatan, menjatuhkan hukuman itu dan menyebut penculik berusia 52 tahun itu telah menyebabkan rasa sakit yang terkira terhadap orangtua biologis anak itu.

Publik mengetahui, bayi yang diculik itu diberi nama Zephany Nurse oleh kedua orangtuanya. Selanjutnya, media menggunakan nama itu dalam pemberitaan terkait pencarian bayi ini.

Namun setelah ditemukan, anak yang menjadi korban penculikan itu memilih untuk terus menggunakan nama yang diberi oleh si penculik.

Selanjutnya, demi melindungi hak personal dari korban, hakim pun memerintahkan agar nama pelaku penculikan dan juga nama yang diberi penculik kepada korban tidak dipublikasikan.

Hakim Hlophe sempat melontarkan kritik atas cerita bohong yang dituturkan pelaku.

Pelaku menyebut dia mendapatkan anak itu dengan cara membeli dari seorang wanita yang mengaku sebagai ibu biologis si anak.

Ibu tersebut dikatakan tak menghendaki bayi perempuan itu.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved