Anggota DPRD Kepri Tolak Rencana Kenaikan Tarif PLN. Ini Katanya

"Sekarang bukan waktu yang pas dengan kondisi melemahnya perekonomian masyarakat," katanya.

Anggota DPRD Kepri Tolak Rencana Kenaikan Tarif PLN. Ini Katanya
Istimewa
Ilustrasi PLN 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau menolak permintaan PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (Bright PLN) untuk menaikkan tarif listrik rumah tangga hingga 47 persen.

"Kalau kenaikan 47 persen kami keberatan," kata anggota Komisi III DPRD Kepri usai rapat bersama Bright PLN Batam di Batam, Kamis.

Namun, itu tidak berarti DPRD menolak seluruh rencana PLN Batam untuk menaikkan tarif listrik, karena masih dalam tahap pembahasan.

Ia menyatakan ada kemungkinan kenaikan tarif dilakukan secara bertahap agar tidak membuat masyarakat kaget, namun itu pun belum diputuskan.

Anggota Komisi III DPRD Kepri lainnya, Rudi Chua menyatakan saat ini bukan waktu yang tepat untuk menaikkan tarif listrik rumah tangga karena kondisi perekonomian yang sulit.

"Sekarang bukan waktu yang pas dengan kondisi melemahnya perekonomian masyarakat," katanya.

Namun, dalam menetapkan kebijakan itu, DPRD harus melihat dua sisi, selain dari perekonomian masyarakat, juga dari sisi keuangan Bright PLN Batam.

"Jangan sampai mereka kolaps dan tidak memberikan pelayanan yang baik," kata dia.

Ia menyatakan DPRD masih menunggu laporan keuangan dari Bright PLN Batam, sebelum membuat keputusan kenaikan tarif PLN Batam.(*/ant)

Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved