public service

Apakah Bisa Pihak Lelaki Batalkan Perkawinan karena Dipaksa Menikahi Wanita yang Telah Hamil?

Apakah bila seseorang dipaksa menikahi wanita hamil, lalu bisakah pihak laki-laki membatalkan perkawinan itu?

Apakah Bisa Pihak Lelaki Batalkan Perkawinan karena Dipaksa Menikahi Wanita yang Telah Hamil?
Tribunnews Batam / Istimewa
Buku Nikah. Foto Ilustrasi

Sebagaimana pernah dijelaskan, bukti terluat untuk minta pembatalan nikah, bahwa dalam buku H. Abdul Manan menjelaskan bahwa biasanya penipuan itu dilakukan dalam bentuk pemalsuan identitas, misalnya mengakui perjaka padahal sudah pernah menikah. Penipuan bisa dilakukan suami, bisa pula oleh istri.

Anda dapat saja menggunakan alasan “salah sangka” yaitu salah sangka terhadap istri Anda mengenai kehamilan yang semula dikira anak Anda padahal ternyata bukan sebagai alasan pembatalan perkawinan. Namun, Anda perlu memperkuat alat bukti tentang hal tersebut itu.

Prosedur Pembatalan Perkawinan yang dapat mengajukan pembatalan perkawiman yakni:

a. Para keluarga dalam garis keturunan lurus ke atas dari suami atau isteri;

b. Suami atau isteri;

c. Pejabat yang berwenang hanya selama perkawinan belum diputuskan;

d. Pejabat yang dan setiap orang yang mempunyai kepentingan hukum secara langsung terhadap perkawinan tersebut, tetapi hanya setelah perkawinan itu putus.

Permohonan pembatalan perkawinan diajukan kepada Pengadilan Negeri dalam daerah hukum dimana perkawinan dilangsungkan atau di tempat tinggal kedua suami istri, suami atau istri. Atau, bagi penganut agama Islam diajukan kepada pengadilan Agama yang mewilayahi tempat tinggal suami atau istri atau tempat perkawinan dilangsungkan.

Batalnya suatu perkawinan dimulai setelah keputusan Pengadilan mempunyai kekuatan hukum yang tetap dan berlaku sejak saat berlangsungnya perkawinan. Dalam pembahasan pertanyaan anda, kami menggunakan Dasar hukum :

1. Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan

2. Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam.

Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

Tri Jata Ayu Pramesti, S.H.

Prakitisi Hukum di Klinik Hukum Jakarta

Penulis: Leo Halawa
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help