Pembangunan Lapas di Natuna Kian tak Jelas. Anggaran Menjadi Kambing Hitam

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Hukum dan HAM Kepri pesimis lapas di Natuna akan dapat terealisasi.

Pembangunan Lapas di Natuna Kian tak Jelas. Anggaran Menjadi Kambing Hitam
tribunnews batam/ian pertanian
Ilustrasi. Lapas Barelang Klas II A Barelang di Tembesi, Batam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Hukum dan HAM Kepri pesimis lapas di Natuna akan dapat terealisasi.

Karena hingga kini, pembangunan yang direncanakan tahun depan belum kunjung jelas penganggarannya.

"Kita pastikan dulu kapan penganggaranya. Apakah tahun ini atau tahun depan. Karena belum ada kejelasan," kata Ohan Suryana Kepala Kanwil Kepri, Kamis (18/8/2016).

Menurutnya, tahun 2018 memang sudah direncanakan pembangunan Lapas itu bisa dimulai. Meski dalam pelaksanaan nantinya pembangunan akan dilakukan secara bertahap.

Penyediaan lahan sendiri sudah dilakukan oleh Pemkab Natuna. Yakni seluas delapan hektare dengan perkiraan kapasitas tampung narapidana 1000 orang.

"Kira-kira 1000 bisa menampung jika bangunanya disesuaikan. Bukan karena luas tanahnya," kata Ohan lagi.

Ia menuturkan bahwa selama ini daya tampung di tahanan overkapasitas. Oleh karenanya, pembangunan lapas sangat mendesak. Terlebih lagi, kerapnya tahanan yang berada di Natuna dikirim ke Tanjungpinang dianggap membebani secara materi.

"‎Syarat sudah mmenuhi untuk membuat lapas. Seperti ada Pengadilan dan kantor Kepolisian tingkat kabupaten. Tak hanya itu, di Anambas juga daya tampungya juga sudah over. Tapi kita lihat progresnya yang Natuna di tahun 2018 nanti," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help