Heboh di Medsos, Foto Label Harga Rokok Rp 134 Ribu. Netizen pun Tercengang

Beberapa foto harga rokok selangit jadi viral di Facebook. Kontan, foto tersebut bikin kaget. Benarkah harga rokok segitu?

Heboh di Medsos, Foto Label Harga Rokok Rp 134 Ribu. Netizen pun Tercengang
Facebook
Label harga rokok yang bikin kaget dan jadi viral di Facebook, Sabtu (20/8/2016). 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM - Beberapa foto harga rokok selangit jadi viral di Facebook. Kontan, foto tersebut bikin kaget. Benarkah harga rokok segitu?

Kabar rokok dengan harga Rp 50 ribu sebungkus jadi berita yang menggembirakan, bagi warga antirokok. Namun sebaliknya, hal itu jadi momok bagi para perokok.

Beberapa foto label harga yang biasanya terpampang di sebuah minimarket terkenal, menunjukkan harga rokok yang mencengangkan.

Beberapa merek rokok yang sebelumnya memiliki harga antara Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu, pada foto yang beredar, menunjukkan kenaikan beberapa kali lipat.

Rokok merek Gudang Garam Filter, misalnya, pada label tersebut tercantum dengan harga Rp 59 ribu. Padahal, harga di pasaran saat ini antara Rp 14.500 hingga Rp 16 ribu.

Tetapi anehnya, harga rokok merek Class Mild yang di pasaran harganya lebih murah dari Gudang Garam Filter, yakni Rp 10 ribu, pada label tersebut justru memiliki harga lebih tinggi, yakni Rp 69.500.

Foto kedua memperlihatkan rokok merek Marlboro isi 20 batang. Di pasaran saat ini, rokok tersebut memiliki harga Rp 19 ribu. Pada foto tersebut, harga rokok terpampang Rp 122.500, dan kemasan warna putih dibanderol Rp 123.500.

Sementara harga rokok Sampoerna A Mild per 16 batang yang di pasaran saat ini harganya Rp 18 ribu, pada label tertera harga fantastis untuk kemasan khusus, yakni Rp 134.000, dan kemasan biasa Rp 113.750.

Tentu saja, label harga rokok tersebut mendadak jadi viral dan jadi bahan candaan antarpemilik akun media sosial.
Apakah itu benar? Bisa dipastikan, itu hanya ulah iseng pegawai minimarket yang memasang label, lalu memotretnya dan mengunggah di Facebook, sehingga jadi viral.

Harga rokok di Indonesia paling murah
Murahnya harga rokok dinilai menjadi penyebab tingginya jumlah perokok di Indonesia.
Dengan harga rokok di bawah Rp 20.000, orang yang kurang mampu dan anak-anak usia sekolah tidak keberatan mengeluarkan uang untuk membeli rokok.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help