Genjot Wisata Samosir. Presiden Jokowi Janjikan Tambahan Kapal Feri dan Perbaikan Dermaga

terkait air bersih, Presiden Jokowi juga berjanji akan meminta jajarannya agar menindaklanjuti ke lapangan dalam waktu secepatnya

Genjot Wisata Samosir. Presiden Jokowi Janjikan Tambahan Kapal Feri dan Perbaikan Dermaga
KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO
Presiden Joko Widodo saat berpidato dalam pertemuan dengan Ketua Liga Parlemen jepang dan 1.100 warga Jepang di Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Senin (23/11/2015) malam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SAMOSIR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan tambahan satu kapal feri dan perbaikan dermaga paling lambat akhir 2016 untuk menunjang sektor pariwisata di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

"Masalah kekurangan feri, sehingga Sabtu-Minggu kurang. Saya siapkan moga-moga tahun ini bisa, feri yang paling baik karena ini tempat wisata," kata Jokowi kepada warga Samosir dalam kunjungan kerja, Minggu (21/8/2016).

"Dermaga perlu sentuhan sedikit kalau bisa juga tahun ini," ucapnya.

Terkait air bersih dan listrik yang juga banyak dikeluhkan warga karena keterbatasannya, Presiden Jokowi juga berjanji akan meminta jajarannya agar menindaklanjuti ke lapangan dalam waktu secepatnya

Jokowi juga menyoroti keberadaan dan perintisan pembangunan Akademi Pariwisata yang penting sekali di kawasan itu.

"Saya turunkan tim dulu, kesiapan SDM dosen, lahan. Kalau sudah dapat jawaban saya sampaikan secepatnya," kata Presiden Jokowi.

Jokowi mengatakan, sekitar tiga hingga empat bulan lalu ia telah berkunjung ke Silangit yang memiliki bandara tapi belum terpelihara dengan baik karena tidak ada pesawat yang beroperasi di dalamnya.

Saat itu, ia meminta agar landasan pacu bandara tersebut diperpanjang, dan terminal diruntuhkan sehingga dalam sepekan sudah berganti dengan bangunan baru.

"Ditargetkan runway dan terminal selesai akhir tahun ini sehingga makin banyak turis dan uang beredar di sini dan meningkatkan pendapatan," kata Jokowi.

Di samping itu, Jembatan Tanah Ponggol juga akan dimulai pembangunannya pada 2017 sehingga diharapkan selesai paling lama dua tahun kemudian.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved