Olimpiade Rio 2016

Chen Long Menangis Histeris Bukan Hanya Karena Meraih Emas. Ini Sebabnya

Di seberang net, Chong Wei juga menangis. Tapi ia berduka karena tiga kali masuk final Olimpiade, tak bisa memberikan kepingan emas bagi negaranya

Chen Long Menangis Histeris Bukan Hanya Karena Meraih Emas. Ini Sebabnya
brilio.net
Ekspresi kemenangan Chen Long di final Olimpiade Rio 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, RIO DE JENEIRO - Hampir semua atlet yang meraih emas di Olimpiade meluapkan kegembiraannya dengan haru-biru. Airmata kebahagian karena bisa mempersembahkan kehormatan bagi negaranya.

Bagi ribuan atlet yang berhasil sampai ke Olimpiade Rio, jumlah tak terhitung darah, keringat dan air mata tertumpah di sepanjang perjalanan.

Begitu juga Chen Long. Pebulutangkis dunia ini langsung menangis histeris setelah mengkandaskan impian Lee Chong Wei untuk mendapatkan emas satu-satunya bagi negaranya.

Di seberang net, Chong Wei juga menangis. Tapi ia berduka karena tiga kali masuk final Olimpiade, tak bisa memberikan kepingan emas bagi negaranya.

Setelah memastikan dirinya memenangkan pertarungan sengit melawan Chong Wei, Chen Long langsung tengkurap, menangis histeris dan tak mampu bangkit. Sampai kemudian pelatihnya berlari ke lapangan dan mengangkat tubuhnya, Sabtu malam atau Minggu dinihari.

Ini adalah emas pertama pebulutangkis 27 tahun ini. Di Longon, empat tahun lalu, ia meraih perunggu.

Kendati berhasil menang dengan dua set, namun perolehan angka keduanya sangat ketat. Long menang 21-18, 21-18. Sngka ini dihasilkan tidak mudah.

Setelah mampu bangkit dari eforia kemenangan, Chen Long kemudian membuka bajunya dan melemparkannya ke penonton, tempat para pendukungnya memberi semangat sepanjang pertandingan.

Kenapa Chen Long begitu emosional?

Itu tak lain karena prestasi China di Rio tak seperti yang diharapkan. Selama ini, China selalu menyapu bersih medali Olimpiade.

Halaman
12
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help