Pemkab Bintan Berikan Diskon Pajak. Ini Sektor Pajak yang Dapat Diskon

Menggenjot penerimaan daerah, Pemkab Bintan akan berikan diskon pajak sektor pajak tertentu kalau memang ada aturannya

Pemkab Bintan Berikan Diskon Pajak. Ini Sektor Pajak yang Dapat Diskon
Aminnudin
Bupati Bintan Apri Sujadi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Bupati Bintan Apri Sujadi menyatakan, Pemkab melirik potensi potensi pajak baru yang belum maksimal tergarap untuk dimaksimalkan lebih lanjut.

Salah satunya itu, potensi pajak di sektor perizinan bangunan seperti izin mendirikan bangunan (IMB) atau Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

"Khusus pendapatan daerah, objek objek pajak yang masih bisa tergali, saya melihat potensinya ada di IMB dan PBB,"kata Apri, Senin (22/8/2016).

Khusus IMB kata dia, banyak dari mereka yang membayar pajak kemarin, posisi tanah atau lahan mereka belum ada bangunannya.
"Coba kita cek selama setahun ini, berapa banyak tanah yang akan terbangun di Bintan Utara dan Bintan Timur. Ketika tanah kosong itu sudah ada bangunan, tentu akan ada pajak yang harus disesuikan. Nah, saya melihat potensi ini belum tergali," kata Apri.

Dalam rangka menggenjot penerimaan daerah dari potensi tersebut, Pemkab kata Apri akan memberikan penawaran diskon spesial untuk itu kalau memang ada aturan khususnya.

Pemberian diskon kata Apri, ibarat tax amnesty yang dibuka pemerintah pusat. "Kalau di nasional tax amnesty, nah kita tax pajak (diskon) khusus untuk itu," katanya.

Diskon pajak bangunan baru tersebut ini kata bupati merupakan stimulus untuk menarik objek pajak punya keinginan kuat melakukanya.

Menurut Apri, lahan kosong yang dulu belum dibangun dan kini sedang dibangun itu jelas ada objek pajaknya. Dan pihaknya yakin ada kurang lebih 200 hingga 300 lahan kosong tersebut untuk perumahan atau ruko. "Betul kan demikian, nah itu salah satu sektor yang akan kita perhatikan dan tingkatkan," katanya.

Di tengah defisit keuangan yang terjadi baik tingkat makro hingga mikro, dibutuhkan banyak terobosan baru untuk tetap bagus. Kondisi yang terjadi saat ini kata Apri mengaruskan daerah bekerja ekstra menggenjot penerimaan daerah. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved