Sebelum Tewas Dibunuh. Guru Tatang Sempat Curhat Soal Perilaku Siswa yang Suka Mabuk dan Cabul

"Ada kegiatan di sekolah, soalnya anak-anak (siswa) sulit diatur," kata Anjar menirukan ucapan Tatang waktu itu

Sebelum Tewas Dibunuh. Guru Tatang Sempat Curhat Soal Perilaku Siswa yang Suka Mabuk dan Cabul
Facebook/DOK.Pribadi
Tatang Wiganda 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Meski disebut-sebut sebagai guru favorit, Tatang Wiganda, guru pendidikan jasmani dan kesehatan (penjaskes) SMP Yayasan Atikan Sunda (YAS), sempat mengeluh soal perilaku siswanya.

Hal itu diutarakan saudara ipar Tatang, Anjar (34), kepada Tribun Jabar (Tribunnews.com Network) di rumah duka di Jalan Babakan H Tamim, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Selasa (23/8/2016).

"Jumat (19/8/2016) kemarin saya jemput istri almarhum di tempat kerjanya. Hal yang tak biasa, karena biasanya dijemput almarhum," ujar Anjar.

Di kediaman almarhum, Anjar bertemu dengan Tatang yang waktu itu pulang lebih larut dari biasanya.
Kala itu Tatang pulang hingga melewati azan Magrib. Ketika menanyakan alasan pulang malam, Anjar terkejut dengan jawaban almarhum.

"Ada kegiatan di sekolah, soalnya anak-anak (siswa) sulit diatur," kata Anjar menirukan ucapan Tatang waktu itu.

Kegiatan itu berkaitan dengan pembinaan terhadap siswa.

Keluh dan kesah Tatang tak berhenti pada Jumat. Anjar menyebut, Tatang kembali mengeluhkan hal yang sama pada Minggu (21/8/2016).

Kala itu Tatang menyambangi kediaman Anjar yang berada di Jatihandap.

Anjar menyebut, Tatang kembali mengeluhkan perilaku sejumlah siswanya.

"Kalau hanya mabuk saja dia tahu, tapi sudah mengarah cabul. Itu curhatan dia terakhir kepada saya hingga akhirnya terjadi peristiwa ini," kata dia menirukan perkataan Tatang lagi.

Keluarga berencana memakamkan Tatang Wiganda di daerah Jelekong, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Dimakamkan di Jelekong itu merupakan keinginan Tatang yang diutarakan kepada istrinya. Tatang ingin dimakamkan dekat makam ayahnya. (cis)

Editor: nandrson
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved