Sejoli Mesum dalam Mobil Grand Livina hingga Goyang-goyang, Saat Disergap Si Wanita Menjerit-jerit

Polisi menggerebek pasangan mesum di dalam sebuah mobil yang bergoyang-goyang. Saat disergap, sang wanita menjerit-jerit

Sejoli Mesum dalam Mobil Grand Livina hingga Goyang-goyang, Saat Disergap Si Wanita Menjerit-jerit
net
ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Perbuatan mesum dilakukan muda-mudi di dalam mobil di Jalan Lawu, Kotabaru, Yogyakarta pekan lalu.

Personel Polsek Gondokusuman bersama dengan petugas keamanan setempat berusaha menggerebek mobil goyang tersebut.

Ternyata, begitu melihat sejumlah orang datang, pasangan mesum itu panik dan berusaha kabur dari lokasi.

Usaha melarikan diri itu tak berjalan mulus. Mobil yang dikendarai dengan terburu-buru itu menabrak pohon hingga kacanya pecah. Kejadian itu berlangsung Rabu (17/8/2016) sekitar pukul 21.53.

Mobil Grand Livina meluncur pelan di Jalan Lawu Kotabaru, dan mencari tempat yang nyaman dan minim penerangan untuk parkir. Setelah menemukan tempat yang cocok, tak lama kemudian, mobil berhenti.

Mobil memang berhenti, tapi ternyata tidak diam. Mobil itu tampak bergoyang-goyang tak wajar hingga mengusik perhatian seorang petugas keamanan di sebuah kantor yang berada tak jauh dari lokasi parkir mobil Livina goyang.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Gondokusuman. Panit Sabhara Aiptu Sigit Budi Hartana langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan penyergapan.

Setelah melakukan pengintaian dari CCTV, polisi dibantu satpam lantas mengepung mobil goyang tersebut. Mengetahui dikepung polisi, pasangan mesum ini panik.

Aiptu Sigit mengungkapkan, begitu disergap, si wanita berteriak-teriak saking paniknya, dan si laki-laki buru-buru menyalakan mobil dan tancap gas.

Saking paniknya, mobil keluaran terbaru ini sampai menabrak pohon hingga kacanya pecah.

"Pelaku berhasil kabur, lalu kami kejar hingga Tugu, namun kami kehilangan jejak," terang Aiptu Sigit, Senin (22/8).

Kepolisian melakukan pengejaran dengan berkoordinasi dengan Samsat DIY untuk melacak alamat pelaku. Begitu mengantongi alamat pelaku, polisi segera mendatangi rumahnya.

Kendati alamat rumah sudah diketahui, pelaku tidak ada di rumah, dan saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

"Identitasnya sudah kami kantongi. Penanganan kasus ini masih berproses," tandasnya. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved