Sebaiknya Anda Tahu

Gara-gara Jawab Ini, Pelamar Ini Menjadi Satu-satunya yang Lolos Tes Pekerjaan dari 2000 Pelamar

Tes lamaran kerja ini hanya menerima 1 dari 2.000 pelamar, bisa jadi juga berlaku di Batam. Bisakah Anda menjawabnya?

Gara-gara Jawab Ini, Pelamar Ini Menjadi Satu-satunya yang Lolos Tes Pekerjaan dari 2000 Pelamar
intisarionline/ist
Ilustrasi

BATAM. TRIBUNNEWS.COM - Sudah bukan rahasia bahwa menjawab pertanyanyaan lamaran kerja terkadang tidak semudah kelihatannya.

Tes lamaran kerja ini hanya menerima 1 dari 2.000 pelamar, bisa jadi juga berlaku di Batam. Bisakah Anda menjawabnya?

Pada sebuah proses rekrutmen, diceritakan sebuah kisah seperti berikut.

Anda sedang mengendarai motor melewati sebuah kota kecil. Di kota itu transportasi sangat sulit dan jarang ada kendaraan umum yang lewat.

Saat melintas, Anda melihat ada tiga orang yang berdiri di halte bus. Ada seorang nenek tua yang tampaknya lapar dan sakit, seorang dokter yang pernah menyelamatkan nyawa Anda, dan seseorang yang Anda sukai selama ini diam-diam.

Anda hanya bisa mengajak satu orang untuk dibonceng ke kota terdekat tempat tujuan mereka. Siapa yang akan Anda ajak?

Jika Anda yang diberi pertanyaan itu saat melamar kerja, kira-kira apa jawaban Anda?

Dari 2.000 pelamar dan 2.000 jawaban, hanya ada satu yang diterima. Bisakah Anda menebak apa jawabannya?

Orang ini berkata bahwa ia akan memberikan kunci motornya pada sang dokter dan memintanya untuk memboncengkan sang nenek tua.

Nenek itu butuh segera dirawat dan dibelikan makanan sehingga dokter itulah orang yang paling cocok untuk mendampinginya. Ia sendiri akan bersedia menunggu bus datang sambil menemani orang yang ia sukai tersebut.

Hikmah dari jawaban itu adalah bahwa seringkali kita terlalu memikirkan diri sendiri. Kebanyakan orang akan memilih satu dan tetap membawa motornya. Namun jika kita mau berkorban, kita justru bisa menolong ketiga orang itu dan mendapatkan semua tujuan yang baik. (intisarionline)

Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help