Giliran Ada Bantuan Pemerintah, Ada Warga di Bintan Ini Minta Jadi Miskin

Kadang kala ada protes dari warga, mengapa dirinya tak dimasukan dalam daftar warga miskin saat akan ada program bantuan khusus warga miskin

Giliran Ada Bantuan Pemerintah, Ada Warga di Bintan Ini Minta Jadi Miskin
tribunbatam/aminuddin
Bupati Bintan Apri Sujadi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Jumlah penduduk miskin di Bintan meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bintan, jumlah penduduk miskin bertambah 200 kepala keluarga dari data 2015. Dengan itu, kurang lebih 5.900 orang di Bintan hidup dalam kemiskinan.

Bila mengacu BPS, penduduk dikatakan miskin jika hidup di bawah garis kemiskinan. BPS Kepri menyebutkan, garis kemiskinan rata rata daerah di Kepri Rp 448 ribu per bulan. Artinya, orang disebut miskin jika pengeluaran perbulan di bawah Rp 448 ribu.

Namun menurut Bupati Bintan Apri Sujadi, data BPS terkait jumah penduduk miskin tersebut perlu dicek atau divalidasi lagi.

"Akan divalidasi, bukan kita tak percaya pada BPS, tapi terkadang data yang disampaikan itu perlu di-update berkala bisa saja berubah," kata dia di Hermes Agro Resort & Convention, Kamis (25/8/2016).

Program validasi data kemskinan oleh Pemkab langsung kata Apri dananya sudah dianggarkan di APBN Perubahan tahun ini.

Dalam waktu dekat validasi atau pendataan riil akan dilakukan. Apri belum merinci besaran dana dimaksud, namun dia ditegaskannya, besaran danya tak begitu besar.

Nantinya, data kemiskinan versi pendataan pemerintah tersebut hasilnyadipasang di kantor setiap desa untuk diketahui dan dimanaatkan perangkat desa. "Supaya nanti masyarakat bisa mengoreksi data tersebut," kata Apri.

Protes data miskin
Data kemiskinan perlu di-update diperbarui terus menerus. Hal itu agar tak menimbulkan protes dari warga terutama desa atau lingkup rukun warga.

Protes data miskin ini biasa terjadi saat ada program bantuan sosial yang hendak digulirkan.

"Kadang kala ada protes dari warga, mengapa dirinya tak dimasukan dalam daftar warga miskin saat akan ada program bantuan khusus warga miskin," kata Rahmat, seorang perangkat desa di Bintan pada acara Sinkronisasi Data Profil Desa dan Kelurahan di Hermes Agro Hotel.

Bupati Bintan Apri Sujadi menegaskan, pihaknya tak mau, ketika akan ada program bantuan mendadak banyak yang jatuh miskin.

Namun begitu mendapat bantuan mendadak kaya lagi. "Nah ini kita tidak mau, ini harus dirubah model begini, kalau memang miskin ya katakan miskin, kalau ya katakan kaya," kata Apri. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help