‎Pelampung Keselamatan Menjadi Isu Utama, Kapolres Pinang Tanya soal Bantuan Lifejacket

Permasalahan tidak digunakanya life jacket pun dipertanyakan oleh pihak Polres kepada pengelola pompong

‎Pelampung Keselamatan Menjadi Isu Utama, Kapolres Pinang Tanya soal Bantuan Lifejacket
Tribun Batam/Leo Halawa
Ilustrasi pompong 

BATAM, TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Pertemuan untuk membahas berbagai masalah‎ amburadulnya transportasi pompong di Pelabuhan Sri Bintan Pura dilakukan di gedung Polres Tanjungpinang, Kamis (25/8/2016) siang.

Pada pembahasan itu, beberapa pejabat terkait seperti Syahbandar, SKPD Tanjungpinang, BMKG, Korem, dan Pengelola kapal pompong hadir dan berdiskusi bersama. Kapolres AKBP Joko Bintoro menekankan agar Life Jacket menjadi prioritas keselamatan penumpang.

"Prioritas tetap pada life Jacket yang harus digunakan pertama sebagai alat keselamatan. Itu yang kita bersama tekankan," kata Joko di Polres Tanjungpinang, Kamis (25/8/2016) kemarin.

Ia menyampaikan bahwa keselamatan merupakan yang utama. Permasalahan tidak digunakanya life jacket pun dipertanyakan oleh pihak Polres kepada pengelola pompong. Sebelumnya bantuan baju pelampung itu telah didistribusikan, baik dari Polda maupun pemerintah.

"Kita tanyakan itu kemana. Ko gak digunakan para penumpang dan gak ada," katanya lagi.

Kebanyakan dari mereka para pemilik kapal pompong saat ditemui di pelabuhan beralasan life jacket ada yang hilang, rusak dan tergeletak begitu saja.

Selain itu kapasitas juga menjadi perhatian penting bagi pemilik pompong. Karena selama ini tekong kerap memaksakan kapasitas penumpang melebihi batas.

"Dengan pertemuan ini kita ingin semua bisa di tata dan diperbaharui kembali. Baik dari pihak pemerintah maupun aparat keamanan. Serta kondisi cuaca juga sangat penting," tuturnya.

Untuk penanganan masalah kapal ini memang diketahui bukan kewenangan Syahbandar pelabuhan, melainkan Dinas perhubungan. Kota. Personel Kepolisian kawasan Pelabuhan (KKP) pun siap mengamankan lokasi dan melayani para penumpang kapal semaksimal mungkin. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved