Teror Bom di Medan

Agak Kurang Gaul Dia. Cuci Motor Pun Pakai Sorban, Kata Warga Soal Keseharian Pelaku Teror

Selain dikenal sebagai pemuda yang pendiam, dan santun, Ivan juga suka mengenakan sorban serta jubah berwarna putih

Agak Kurang Gaul Dia. Cuci Motor Pun Pakai Sorban, Kata Warga Soal Keseharian Pelaku Teror
dailymail
Pelaku teror di Gereja Katolik Medan saat ditangkap setelah gagal meledakkan bom, Minggu (28/8/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Ada yang unik dari penampilan Ivan Armadi Hasugian.

Selain dikenal sebagai pemuda yang pendiam, dan santun, Ivan juga suka mengenakan sorban serta jubah berwarna putih.

"Bahkan ketika dia nyuci kereta (sepeda motor), sorbannya nggak dilepas.

Setiap saya pulang dari pajak (pasar tradisional), saya selalu lihat Ivan pulang dari masjid. Pendiam, nggak pernahlah kedengaran dia bikin rusuh di kampung ini," kata Adi, tetangga Ivan, ketika ditemui, Minggu (28/8).

Karena itu pula Adi sangat terkejut saat mendengar Ivan mencoba meledakkan diri dan menusuk pastor dengan pisau.

"Saya tadi tahu dari media sosial di gereja Jalan dr Mansyur ada bom. Katanya bomnya nggak meledak. Namun saya nggak sangka pelakunya si Ivan. Terkejutlah. Anak seperti itu kok bisa nekat," ujarnya.

Ivan sehari-hari lebih banyak berada di rumah dan di masjid.

"Memang agak kurang gaul dengan anak-anak muda sini. Jarang lah kalau dibilang mau duduk-duduk nongkrong.
Lebih sering ibadah dia. Nggak sangka bisa seperti itu," ucapnya.

Warga lain, Mariana, mengaku mendengar suara ledakan dari rumah Ivan pada Sabtu (27/8) siang.

Ia mengira suara ledakan sekadar bunyi ban kendaraan yang meletus.

"Kemarin ada dengar. Sepertinya dari rumah Ivan. Cuma memang nggak terlalu kita heboh di sini.

Kami kira itu suara ban mobil pecah di depan sana. Memang sering mobil pecah ban di sini," katanya.

Pengakuan Mariana dibenarkan tetangga Ivan yang lain, Siagian. Tapi berbeda dari Mariana, dia sempat melihat pemilik rumah berlari keluar.

"Kudengar ada bunyi keras. Aku di rumah memang. Terus keluar aku. Kulihat mereka lari dari rumah dan langsung pergi. Nggak sempat kutanya itu bunyi apa," katanya.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved