Akibat Kerusuhan. Kapolres Meranti Dicopot

Supriyanto menambahkan, pihaknya tidak segan mengambil tindakan tegas sesuai bentuk kesalahan yang dilakukan aparat Polri di lapangan

Akibat Kerusuhan. Kapolres Meranti Dicopot
TribunPekanbaru/GuruhBudiWibowo
Mapolres Meranti di Selatpanjang dikepung warga 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Kepala Kepolisian Resor Meranti Ajun Komisaris Besar Asep Iskandar dicopot dari jabatannya menyusul peristiwa kerusuhan yang menimbulkan korban jiwa di Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Kamis (25/8/2016).

Asep akan diperiksa bersama 15 personal Polres Meranti, termasuk Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Meranti Ajun Komisaris Aditya Warman.

"Benar kami menarik Kapolres (Meranti) dari jabatannya dan saat ini dia dibawa ke Pekanbaru untuk pemeriksaan.
Penarikan ini terkait dengan peristiwa kerusuhan Kamis lalu. Kami akan segera mencari pengganti secepatnya," kata Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Riau Brigadir Jenderal (Pol) Supriyanto yang dihubungi Sabtu petang setelah kembali dari Selat Panjang.

Supriyanto menambahkan, pihaknya tidak segan mengambil tindakan tegas sesuai bentuk kesalahan yang dilakukan aparat Polri di lapangan.

Pencopotan kapolres merupakan langkah awal dari proses penyelesaian kasus kerusuhan yang menyebabkan korban jiwa serta ketidakpercayaan masyarakat terhadap polisi.

Pada Kamis siang, kerusuhan pecah di Selat Panjang, kota terluar Riau yang berada di tepian Selat Malaka.

Seorang laki-laki, Isrusli (45), warga Selat Panjang, tewas dalam kerusuhan yang diduga akibat terkena lemparan batu.

Puluhan sepeda motor rusak dan barak polisi terbakar.

Kerusuhan dipicu kemarahan warga atas meninggalnya Apriadi Pratama (24), pegawai honorer dispenda yang menjadi tersangka kasus pembunuhan anggota Polres Meranti, Brigadir Adil S Tambunan (32), pada Rabu malam.

Warga meyakini Apriadi tewas akibat penganiayaan polisi yang menangkapnya pada Kamis dini hari di tempat persembunyiannya di Pulau Merbau.

Halaman
12
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved