Supermarket Raksasa dan Tertua di Inggris Dilego Cuma 1 Euro. Ini yang Terjadi

Green memiliki BHS selama 15 tahun, sebelum kemudian menyatakan bangrut dan menjualnya kepada Dominic Chappell hanya £ 1

Supermarket Raksasa dan Tertua di Inggris Dilego Cuma 1 Euro. Ini yang Terjadi
dailymail
Warga memborong barang-barang di gerai BHS yang bangkrut, Minggu (28/8/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Sebuah supermarket raksasa dan tertua di Inggris, BHS, bangkrut.

Supermarket tertua di Inggris itu kini tinggal sejarah dan mengakhiri 88 tahun sejarah ritel Inggris. Sebanyak 22 gerai utama di London dan lebih dari 150 cabang di seluruh negara itu, resmi tutup, Minggu (28/6/2016).

Pembeli terakhir di ritel itu, seperti dilaporkan Dailymail, sempat terkejut karena sebahagian besar barang dijual dengan harga yang sangat murah. Tak heran, dalam sehari kemarin, seluruh warga menggeruduk ke supermarket itu untuk memborong.

Sebagian lain kecewa karena saat tiba, toko sudah tutup. Mereka mencoba mengintip untuk mencari tahu, apakah masih ada kemungkinan toko itu dibuka untuk membeli barang yang tersisa.

Bangkrutnya perusahaan itu sudah mencuat sejak April lalu. Namun warga Inggris tidak begitu percaya dengan berita itu mengingat BHS ada di seluruh pelosok Inggris.

Runtuhnya perusahaan ritel milik pengusaha Sir Philip Green itu membuat 22.000 orang kehilangan pekerjaan.

Hal ini memicu parlemen Inggris untuk melakukan penyelidikan. Pemilik BHS berpotensi menghadapi investigasi kriminal.

Green memiliki BHS selama 15 tahun. Namun, tahun 2015 lalu ia menyatakan bangkrut. Saham perusahaan itu kemudian diakuisisi Dominic Chappell dengan harga yang sangat murah, hanya £ 1.

Parlemen Inggris mencium ada kongkalingkong dalam penjualan ini. Soalnya, Philip Green sudah memperoleh keuntungan £ 400 juta dalam bentuk dividen.

Tiba-tiba ia mengumumkan menjual perusahan itu dalam kondisi defisit £ 571 juta ke seorang pria yang tidak memiliki pengalaman ritel.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help