Latih Kepekaan Antisipasi Bencana, Telkomsel Lakukan Simulasi

Adapun reaksi cepatnya meliputi prosedur evakuasi dan penyelamatan korban dan keluarga, assesment infrastruktur daerah bencana

Latih Kepekaan Antisipasi Bencana, Telkomsel Lakukan Simulasi
Istimewa
Latihan mengantisipasi bencana yang dilakukan Telkomsel 
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, PADANG - Guna memberikan pemahaman, sekaligus mempersiapkan karyawan dalam kondisi darurat, Telkomsel area Padang melakukan simulasi tanggap darurat kondisi bencana pada Rabu (31/8/2016). 
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Keamanan Informasi, Ditjen Aptika, Kominfo, Aidil Chendramata dan tim.
Pelatihan tanggap darurat ini menyimulasikan bencana alam gempa dengan dampak gagal berfungsinya TTC Padang dan korban karyawan. 
Adapun reaksi cepatnya meliputi prosedur evakuasi dan penyelamatan korban dan keluarga, assesment infrastruktur daerah bencana, pembentukan crisis center di pusat dan daerah, dan berbagai skenario pemulihan infrastruktur dan layanan, serta simulasi koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Branch Manager Telkomsel Padang, Mulyadi Indra dalam rilis yang diterimanTribun Batam mengatakan Telkomsel sangat concern menerapkan manajemen reaksi bencana (business continuity management) sebagai bagian standard pengelolaan bisnisnya. 
"Dalam menghadapi bencana, Telkomsel telah memiliki tim TERRA, yakni Telkomsel Emergency Response and Recovery Activity. Tim ini telah dipersiapkan untuk bereaksi dengan tanggap dan cepat dalam setiap keadaan darurat.,"jelasnya.
Sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkomsel juga melakukan uji coba terhadap aplikasi Tactical Response Center dalam pengelolaan posko bencana. 
Kehadiran aplikasi ini untuk memudahkan dalam melakukan komunikasi-komunikasi yang diperlukan selama tanggap darurat. 
Hal ini bertujuan supaya akurasi data dan informasi tersedia dengan baik serta memudahkan dalam setiap pengambilan kebijakan. 
Dengan aplikasi tersebut, maka kerja dari tim darurat akan lebih ringan sehingga skala prioritas penyelematan dan pemenuhan kebutuhan warga selama bencana terakomodir.
“Telkomsel menyadari betul peran penting komunikasi dalam situasi darurat. Semuanya harus dilakukan secara cepat, tepat dan dikoordinasikan dalam satu komando. Karena itu, raksi cepat dari Telkomsel sebagai bagian managemen reaksi bencana, khususnya dalam bidang telekomunikasi. Meski demikian, tentu kita berharap agar dijauhkan dari segala macam bencana,” papar Mulyadi.
Pelatihan ini sebagai bentuk kepedulian Telkomsel terhadap masyarakat dan sebagai bentuk kesadaran bersama betapa komunikasi merupakan bagian penting yang dibutuhkan saat terjadi bencana. 
Ia berharap, dengan adanya simulasi seperti ini, setidaknya bisa melatih ketangkasan dan kecekatan dalam menghadapi keadaan darurat.(*)
Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved