Ahli Waris Jamel Dapat Rp 24,6 Juta, Ini Penjelasan BPJS Ketenagakerjaan Batam

BPJS Ketenagakerjaan membayarkan klaim sebesar Rp 24,6 juta kepada ahli waris almarhum Jamel, penyuluh perikanan. Ini perinciannya

Ahli Waris Jamel Dapat Rp 24,6 Juta, Ini Penjelasan BPJS Ketenagakerjaan Batam
tribunbatam/hadi maulana
Kepala Kantor BPJSTK Cabang Batam Nagoya berfoto bersama usai memberikan santunan kepada korban dan ahli waris. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) Cabang Batam Nagoya membayarkan klaim jaminan kematian (JKM) dan jaminan hari tua (JHT) almarhum Jamel, Penyuluh Perikanan kepada ahli warisnya Mariamah sebesar Rp24,6 juta.

Pertanggungan sebesar Rp24,6 juta itu, terdiri dari santunan berkala Rp4,8 juta, Biaya pemakaman Rp3 juta, santunan kematian Rp16,2 juta dan saldo JHT Rp692 ribu.

"Inilah manfaat dari menjadi peserta BPJSTK, yakni mensejahterakan peserta dan keluarga pesertanya," kata Kepala Kantor BPJSTK Cab.Batam Nagoya, Achmad Fatoni, Sabtu (3/9/2016).

Fatoni mengatakan, almarhum baru 1,7 tahun terdaftar sebagai peserta dan meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.

Tidak saja Almarhum Jamel, dalam waktu yang sama BPJSTK Cabang Batam Nagoya juga memberikan santunan sementara tidak bekerja kepada Erwandi senilai Rp415 ribu.

"Erwandi mengalami kecelakaan lalu lintas saat akan menjual kepiting hasil tangkapannya ke pasar. Erwandi sendiri peserta BPU, makanya kami berikan santunan tidak bekerja sementara, karena dari kecelakaan itu dua hari Erwandi tidak bisa bekerja," kata Fatoni.

Fatoni berharap kedepan akan banyak warga Batam, khususnya bukan penerima upah (BPU) untuk menjadi peserta BPJSTK, karena hanya cukup membayar Rp16.800 per bulannya. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help