Penggerebekan Terduga Teroris di Batam

Kapolda Kepri Akui Senjata yang Ditemukan di Kediaman Leo Bukanlah AK-47 Melainkan. . .

Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian mengakui barang bukti senjata yang ditemukan d itempat tinggal Leo Hutajulu (LH) bukanlah senjata AK-47.

Kapolda Kepri Akui Senjata yang Ditemukan di Kediaman Leo Bukanlah AK-47 Melainkan. . .
tribunnews batam/elizagusmeri
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigustian menunjukan fotokopi paspor Leo LH, Senin (5/9/2016) saat ekspos perkara di Mapolda Kepri, Nongsa. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian mengakui barang bukti berupa senjata yang ditemukan Tim Densus saat menggeledah tempat tinggal Leo Hutajulu (LH) bukanlah senjata AK-47 yang ramai diberitakan.

Senjata yang ditemukan adalah barang bukti utama berupa senjata angin di kediaman Leo di Taman Carina RT 04/RW 02, blok 41 nomor 4, Fanindo Tanjung Uncang, Batuaji, Batam.

Senjata angin itu, diakui Sam, mirip dengan AK 101.

"Tim Densus telah melakukan penggeledahan di rumah Robin, teman LH di Perumahan Pesona Indah Tanjung Uncang. Hasilnya ditemukan senapan angin menyerupai AK 101. Senjatanya sedang ditelusuri dari mana asal usulnya," ujar Sam Budigusdian saat ekspos perkara di Mapolda Kepri, Nongsa, Batam, Senin (5/9/2016).

Sam memaparkan, setelah penangkapan, hasil penggeledahan pertama Densus menemukan sejumlah barang bukti berupa dua buku berjudul perang akhir jaman, paspor dua buku tabungan, dua ATM dan Dompet, sertifikat kursus las, catatan kecil dan kertas riwayat hidup di rumah kakaknya LH, Siti Hajar.

Selama ini LH tinggal di rumah kakaknya Siti hajar (kakak ke 2) di Taman Carina RT 04/RW 02, blok 41 nomor 4, Fanindo Tanjung Uncang, Batuaji.

"Kami juga melakukan penggeledahan setelah di rumah kakak pertamanya, Maria Hutajulu. LH merupakan anak ke-3 dari 4 bersaudara," ujar dia. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved