Anak Pejabat Tewas di Pinang

Kapolres: Dari Mulut Rio Keluar Busa, Diduga Miliki Riwayat Penyakit

Polres Tanjungpinang masih mendalami kasus tewasnya Rio (20, anak‎ mantan Pejabat Pemprov Kepri. Terbaru, Kapolres ungkap mulut korban keluar busa

Kapolres: Dari Mulut Rio Keluar Busa, Diduga Miliki Riwayat Penyakit
Net
Ilustrasi jenazah. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Polres Tanjungpinang masih mendalami kasus tewasnya Ashrul Falah alias Rio (20), anak‎ Usman Taufik mantan Pejabat Pemprov Kepri.

Kepada Tribun, Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro mengaku hingga kini anggotanya masih melakukan pendalaman kasus. ‎Namun belum mendapat petunjuk dugaan tewasnya Asrul lantaran penganiayaan.

Beberapa barang bukti, saksi maupun keterangan kedokteran tidak mendapati luka yang mencurigakan. "Keterangan dokter, tidak ada luka yang dicurigaai itu bekas penganiaya. Saat meninggal korban juga mengeluarkan busa dari dalam mulutnya," ‎ujar Joko, Senin (5/9/2016).

‎Busa yang dikeluarkan seolah korban memiliki riwayat penyakit. Selain itu, adanya luka di bagian pinggang yang menyerupai luka bakar, kata Joko itu merupakan luka gesekan atau tekanan tubuh korban yang bersandar terlalu lama dengan sebuah benda di lokasi kejadian. Sehingga memunculkan lebam hitam disertai lecet.

"Ibaratnya seperti kalau kita pakai sepatu namun sepatu itu kecil dan dipaksain dipakai. Karena terlalu lama, luka di kaki bisa lecet dan lebam. Seperti itu kira-kira," ungkapnya.

Sementara keterangan dari saksi-saksi yang diperiksa yakni rekan korban yang saat itu bersama kumpul sebelum korban ditemukan tewas, juga tidak mengarah kecurigaan Polisi adanya tindakan penganiayaan.

"Saksi yang kita periksa juga tak mengarahkan ke tindakan penganiayaan. Kita juga belum bisa menyimpulkan penyebab korban meninggal. Masih didalami ," katanya.

‎Sebelumnya, Asrul ditemukan warga di belakang ruko di lokasi Bintan Center tepatnya di belakang asrama putri Ikatan Mahasiswa Kabupaten Lingga (IMKL) Kota Tanjungpinang, Kelurahan Batu 9 Kecamatan Tanjungpinang Timur, sekitar pukul 07.00 WIB, Minggu (14/8/2016). (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help