Sekolah Dibobol Maling. Brankas Berisi Uang Rp 60 Juta dan Alat Musik Raib

Satu brankas berisi uang sebesar Rp 60 juta, sejumlah peralatan musik, monitor LCD, dan satu televisi pun digondol oleh maling

Sekolah Dibobol Maling. Brankas Berisi Uang Rp 60 Juta dan Alat Musik Raib
Kontributor Ogan Komering Ilir, Amriza Nursatria
Pintu ruang kepala sekolah SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara yang dijebol oleh pencuri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, INDRALAYA - SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara yang terletak di Desa Tanjung Pering, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dibobol maling, Minggu (4/9/2016) malam.

Satu brankas berisi uang sebesar Rp 60 juta, sejumlah peralatan musik, monitor LCD, dan satu televisi pun digondol oleh maling.

Kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta akibat pencurian itu.

Keterangan dari pihak sekolah, aksi pencurian diketahui ketika pekerja bagian pembersihan datang ke sekolah pada Senin sekitar pukul 07.00 pagi.

Si pekerja kaget ketika melihat beberapa pintu ruangan di sekolah, seperti ruang kepala sekolah, ruang wakil kepala sekolah, dan ruang OSIS dalam kondisi pintu sudah terbuka dengan kunci pintu yang jebol.

Melihat kondisi itu, langsung saja petugas kebersihan melapor kepada guru-guru yang mulai berdatangan.

Ketika diperiksa, brankas di ruang wakil kepala sekolah, yang diketahui berisi uang Rp 60 juta, hilang.

Selain itu, sebuah televisi di ruang kepala sekolah, peralatan musik, seperti gitar listrik dan keyboard, serta monitor LCD di ruang OSIS juga digondol maling.

Aksi pencurian itu pun segera dilaporkan ke aparat kepolisian.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Fakhrudin mengatakan, diduga, pencuri masuk dengan cara melompati pagar bagian depan sebab sepasang sendal ditemukan di lokasi tersebut.

Pencuri juga meninggalkan satu linggis yang digunakan untuk mencongkel pintu.

"Sepertinya pencuri masuk dengan cara melompati pagar bagian depan sebab ditemukan sepasang sandal. Jumlah pencuri diduga lebih dari 1 orang," katanya, Senin (5/9/2016).

Kasat Reksrim Polres Ogan Ilir AKP Ginanjar Aliya Sukmana membenarkan adanya kasus pencurian itu.

"Pihak sekolah belum membuat laporan resmi. Meski demikian, personel kami sudah melakukan identifikasi terhadap ruangan yang dibongkar," katanya.(*)

Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help