'Tidak Ada Pilihan Lagi. Berubah atau Mati'

Ada yang berbeda dari apel rutin pegawai pemerintah di Dataran Engku Putri Batam Centre, Senin (5/9/2019) pagi.

'Tidak Ada Pilihan Lagi. Berubah atau Mati'
tribunbatam/zaburanjasfianto
Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Muhammad Mikroj 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Ada yang berbeda dari apel rutin pegawai pemerintah di Dataran Engku Putri Batam Centre, Senin (5/9/2019) pagi.

Itu karena kehadiran kepala instansi lain, seperti Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Polresta Barelang, Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti, dan Yonif Marinir 10/Satria Bhumi Yudha.

Apel gabungan perdana ini dipimpin Kepala Kejari (Kajari) Batam, Mohammad Mikroj.

Selama dua kali menjabat sebagai Kajari, Mikroj mengaku baru kali ini mengikuti apel gabungan lintas institusi.

"Saya apresiasi dengan apel gabungan ini. Semoga ini jadi ajang silaturahmi serta mempererat tali persaudaraan untuk membangun Batam ini," kata Mikroj dalam rilis yang diterima Tribun Batam, Senin siang.

Dalam arahannya, Mikroj mengatakan harus ada perubahan dalam kualitas pelayanan publik.

Seluruh pegawai secara pribadi terlibat sebagai agen perubahan tersebut. Sementara pimpinan menjadi suri tauladan untuk bawahannya.

"Tidak ada pilihan lagi. Berubah atau mati. Mati bukan dalam arti fisik, tapi kinerja. Kita harus mati-matian bekerja," ujarnya.

Menurut Mikroj, reformasi birokrasi harus berjalan karena saat ini institusi pemerintah sedang dihadapkan dengan birokrasi yang perlu perubahan.

Adapun perubahannya mencakup tiga hal.

"Kita harus menciptakan birokrasi yang bersih dan accountable, birokrasi yang efisien dan efektif, dan birokrasi yang memiliki kemampuan layanan publik yang berkualitas," kata Mikroj.

Dia mengatakan, masing-masing institusi dan organisasi mempunyai area reformasi birokrasi sendiri.

Secara umum di antaranya perubahan manajemen, pengawasan, dan peningkatan sumber daya manusia.

"Di kejaksaan ada delapan area, salah satunya perubahan manajemen. Perubahan manajemen adalah pada diri sendiri," ujarnya. (*/wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved