Rencana Kenaikan Tarif Listrik Batam

Jika Tarif tak Dinaikkan, Ini 'Ancaman' Bright PLN Batam

Sekretaris Bright PLN Batam Agus Subekti mengatakan jika tarif tidak dinaikkan, pihaknya akan menghadapi konsekuensi dalam melayani masyarakat.

Jika Tarif tak Dinaikkan, Ini 'Ancaman' Bright PLN Batam
Tribunnews Batam/Ane
Ratusan buruh FSPMI gelar demo di depan kantor PLN Batam, Senin (3/3). Mereka menolak kenaikan tarif listrik sebesar 17,19 persen. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Bright PLN Batam memang sedang berupaya untuk menaikkan tarif listrik Kota Batam karena mengaku defisit.

Baca: Mengaku Alami Defisit, PLN Terus Berjuang Keras Naikkan Tarif Listrik di Batam

Sekretaris Bright PLN Batam Agus Subekti mengatakan jika tarif tidak dinaikkan, pihaknya akan menghadapi konsekuensi dalam melayani masyarakat.

"Kalau tidak disetujui (tarif naik). Tentunya ada konsekuensi. Kami perlu melayani dengan kehandalan. Kami harus punya investasi karena PLN roda depan pembangunan. Kalau pertumbuhan di-setting 5 persen. Kami harus 4 persen di atasnya. Untuk siapkan infrastruktur ke depannya,"jelas Agus usai rapat koordinasi dengan Komisi III DPRD Kota Batam soal listrik di Batam, Selasa (6/9/2016).

Itu sebabnya untuk mendapatkan dana investasi untuk membangun kelistrikan itu, satu diantaranya dengan melakukan penyesuaian tarif listrik untuk segmen rumah tangga.

"Kami sudah menampilkan kehandalan terbaik. Tingkat reserve kami 40 persen. Terbaik di Indonesia. Ya, kami tetap akan berjuang untuk ini (kenaikan tarif). Namanya juga tarif perjuangan," kata Agus.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Djoko Mulyono mengatakan, tujuan pihaknya memanggil PLN Batam ke DPRD Kepri, hanya ingin meminta klarifikasi terkait informasi yang beredar di media massa.

PLN Batam mengusulkan penyesuaian tarif listrik untuk masyarakat. Soal kewenangan membahas penyesuaian tarif listrik itu, memang jadi wewenang DPRD Provinsi Kepri, Gubernur Kepri dan PLN Batam sendiri.

"Kami hanya ingin tahu variabel atau indikator apa saja yang melatarbelakangi PLN mau melakukan penyesuaian tarif listrik. Biar tak simpang siur," kata Djoko.

"Kalau memang itu mau dinaikkan. Demi kelanjutan dan kelangsungan pembangunan di Kota Batam, kasih alasan yang pas, sehingga masyarakat bisa menerimanya," kata Djoko lagi. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help