Mensos: Hukuman Kebiri sudah Bisa Diterapkan

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengatakan hukuman kebiri bagi predator anak sudah tidak sekadar wacana lagi.

Mensos: Hukuman Kebiri sudah Bisa Diterapkan
tribunbatam/imansuryanto
Menteri Sosial Khofifah saat di Karimun, Sabtu (10/9/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengatakan hukuman kebiri bagi predator anak sudah tidak sekedar wacana lagi.

Melainkan sudah diterbitkan pemerintah yakni Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

“Bukan wacana lagi, aturannya juga sudah keluar Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Proses pembahasan di DPR RI sudah selesai di tingkat komisi, tinggal menunggu proses paripurna,” kata Khofifah saat kunker ke Karimun, Sabtu (10/9/2016).

Meski belum disahkan DPR RI secara paripurna namun pembahasan di tingkat Komisi sudah selesai dilakukan. Terkhusus bagi prostitusi sejenis beserta mucikari dan sindikatnya, Perppu No 1/2016 tentang Perlindungan Anak, di mana hukuman kebiri merupakan salah satu pemberatan hukuman, sudah bisa diterapkan.

“Bukan Perppu Kebiri melainkan Perppu Perlindungan Anak tapi terkait prostitusi sejenis dengan mucikari dan sindikatnya sudah bisa diberlakukan. Tidak harus dikebiri, ada pemberatan hukuman bisa seumur hidup, bisa mati, ada tambahan hukuman bisa dikebiri, bisa dikasih chip,” katanya.

Khofifah juga menyebutkan hukuman kebiri merupakan pemberatan hukuman di dalam Perppu tersebut. selain kebiri, masih ada pemberatan hukuman lainnya seperti seumur hidup, mati dan pemasangan chip.

“Perihal chip, korea selatan sudah lakukan, bagi predator anak nanti di tempat-tempat yang biasa dipakai buat kerumunan, chip itu akan bunyi,” terangnya. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help