Dikabarkan Sakit, Jemaah Haji Asal Bintan Pulang Sehat-sehat

Sebanyak 32 Jemaah haji asal Kabupaten Bintan tiba dengan selamat, Minggu (18/9/2016). Mereka pulang lewat Kijang dan Tanjunguban

Dikabarkan Sakit, Jemaah Haji Asal Bintan Pulang Sehat-sehat
tribunbatam/aminuddin
Kedatangan jemaah haji asal Bintan, Minggu (18/9/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Sebanyak 32 Jemaah haji asal Kabupaten Bintan tiba dengan selamat, Minggu (18/9/2016). Ada dua lokasi kepulangan jemaah haji asal Bintan, yakni di Pelabuhan Bulang Linggi, Bintan Utara dan Pelabuhan Sribayntan Kijang.

"Mereka (jemaah) sebanyak 18 orang tiba di pelabuhan Sribayntan, dan 4 orang melalui Pelabuhan Bulang Linggi," kata Wabub Bintan Dalmasri Syam.

Sempat beredar informasi, dari 32 jemaah, dua orang diantaranya sakit. Dua orang tersebut asal Kijang. Namun ketika dikonfirmasi ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bintan, pihak Kemenah menyatakan tak ada. Ke 32 jemaah pulang dengan sehat.

"Oh tidak ada, semua jemaah kita pulang selamat. Bahkan jemaah asal Bintan Utara, pak Sayuti yang wakti di tanah suci dikabarkan sakit, hari ini dia pulang baik baik saja. Dia bahkan berjalan dengan lancar di pelabuhan, tidak dipapah," kata Erizal Abdullah saat ditemui di Mesjid Agung Kijang Kota.

Sebelumnya, saat menunggu kedatangan Jemaah di Pelabuhan Sribayntan Kijang, di pelabuhan terdapat dua unit ambulance berjejer di tepi pelabuhan. Camat Bintan Timur Rusli saat ditanya soal itu mengatakan tak tahu persis.

"Dengarnya begitu, ada dua jemaah haji sakit, tapi kita tak begitu tahu pasti, nanti kalau sudah kapal yang membawa jemaah baru kita tahu,"kata Rusli.

Namun dari pantauan, saat jemaah turun kapal hingga diantar ke mesjid Agung, tak ditemukan mobil ambulance yang disiapkan mengangkut jemaah sakit.

"Tak ada, semua jemaah memang pulang selamat," kata Ani, salah satu penjemput jemaah haji.

Erizal Abdullah, kepala kantor Kemenag mengatakan, memang ada jemaah yang batuk batuk, namun itu hanya beberapa orang. Dan batuk batuk itu kata dia dipengaruhi faktor cuaca antara Mekah dengan Indonesia.

"Yang batuk iya ada, tapi hanya beberapa orang yang kita cek tadi. Dan Alhamdulillah walapun cuaca di Mekah panas, tapi ternyata panas itu membawa keberkahan sehat bagi mereka. Biasanya kalau cuacanya dingin, pulangnya banyak yang batuk, tapi di sana (Mekah) panas dan ternyata mereka sehat," kata Erizal.

Erizal berharap semua jemaah bisa bahagia dan mendapatkan haji mabrur. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved