Warga Tarempa Masih Keluhkan Jaringan Telekomunikasi, Sinyal Masih Timbul Tenggelam

Keluhan akan layanan jaringan telekomunikasi masih saja terdengar di Tarempa, meski telah mendapat bantuan satu unit mobile kombite

Warga Tarempa Masih Keluhkan Jaringan Telekomunikasi, Sinyal Masih Timbul Tenggelam
net
Ilustrasi

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Keluhan akan layanan jaringan telekomunikasi masih saja terdengar. Meski telah mendapat bantuan satu unit mobile kombite kerjasama antara Pemerintah Pusat dengan salah satu provider, namun layanan jaringan telekomunikasi sekelas 3G dirasa belum merata meski hanya untuk ibukota kabupaten.

"Sinyalnya tidak stabil, kadang ada kadang tidak," ujar Ari satu diantara masyarakat yang berdomisili di Tarempa Minggu (18/9/2016). Pria yang sekitar tiga tahun lebih berada di Anambas ini mengaku awalnya sempat tidak percaya dengan layanan sinyal 3G yang masuk ke Anambas ini.

Sebagai konsumen, tidak jarang ia mengaku rugi dengan paket internet yang telah dibeli dengan kualitas layanan telekomunikasi yang didapat. Untuk mendapat layanan telekomunikasi yang layak, biasanya Ari pergi ke sejumlah titik di Tarempa seperti jalan Selayang Pandang hingga Tanjung, meski harus membutuhkan waktu yang cukup lama. Terkadang, untuk mendapat layanan telekomunikasi, ia meminjam login dari pegawai ‎yang menggunakan jaringan internet Pemerintah Daerah.

"Kalau dapat memang lumayan lah. Untuk membuka laman sosial bisa terbuka dengan stabil. Tapi itu tadi, kurang stabil. Kadang dapat, kadang tidak. Dibilang rugi ya rugi lah sebagai konsumen. Sudah beli paket internet, namun kualitas yang didapat kurang bagus," ungkapnya.

Penempatan mobile kombite yang didalamnya terdapat terdapat satu unit tower penguat sinyal, saat ini terpasang di samping kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas. Selain Anambas, Kabupaten Natuna diketahui juga mendapat bantuan serupa sebanyak dua unit. Tak hanya bantuan mobile kombite, perhatian Pemerintah Pusat akan pemenuhan layanan telekomunikasi sebelumnya juga ditunjukkan dengan permintaan blank spot (daerah yang belum terakses telekomunikasi,red).

Salahsatu tower yang berlokasi Batu Tambun Kecamatan Siantan pun, dalam waktu dekat ini akan direncanakan akan diaktifkan untuk memenuhi layanan telekomunikasi masyarakat. Tidak hanya itu, sepuluh tower bantuan Kementrian yang ada pada sejumlah desa nantinya akan diambil alih oleh provider tersebut untuk diaktifkan kembali.

"Layak atau tidaknya akan dilihat berdasarkan survei dari mereka. Target mereka 3G dengan prioritas kepada daerah yang berpenduduk 300 KK. Ini sesuai arahan Pak Jokowi yang meminta Anambas dan Natuna bisa terakses layanan telekomunikasi secara merata," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Anambas, Ody Karyadi belum lama ini. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved