Polresta Tanjungpinang Tangkap Pencuri Toko Mas di Kawasan Pembakaran Mayat, Ini Alasannya Maling

Dia ditangkap polisi di kawasan pembakaran mayat, ini alasan pelaku pencurian Toko Mas Indah di Tanjungpinang nekat maling

Polresta Tanjungpinang Tangkap Pencuri Toko Mas di Kawasan Pembakaran Mayat, Ini Alasannya Maling
kontan.co.id
Ilustrasi. Emas batangan. 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Pelaku pencurian emas di tiga TKP dan sebuah toko ponsel di Tanjungpinang mendaku mencuri lantaran terlilit utang.

Usai ekspos di Polres Tanjungpinang, kepada Tribun pelaku mengaku terbelit utang membayar sabu yang dipakainya. Ia mengaku sempat menjadi pengguna sabu selama setahun.

"Satu tahun saya makai sabu. Karena kecanduan saya sampai utang-utang. Utang buat beli sabu saya Bang," kata JS, seorang pelaku pencurian di Toko Mas Indah di Polres, Senin (19/9/2016).

Dari beberapa hasil curianya, ia jual maupun gadaikan emas untuk membayar utang-utangnya. Namun ia menjelaskan banyak uang yang ia pinjam dari kawan-kawanya hingga puluhan juta.

‎Dari hasil pencurian dua kali yang telah dilakukan di Toko Emas Indah dan toko HP Legen, ia mendapatkan uang lebih dari 30 juta. Total kerugian Toko Mas indah sebanyak 21 jutaa dan di toko HP sebanyak 18 juta.

Sementara dua toko emas yang dicuri di Tanjung Uban dan Kijang belum diketahui berapa kerugianya. Penyidik masih mengembangkan berapa kerugian dan dijual kemana barang bukti tersebut.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro menuturkan JS merupakan pemain tunggal. Setiap menjalankan aksinya ia selalu sendiri menggunakan mobil Avanza BP 1056 YB warna hitam bernomor plat palsu.

"Setia‎p aksinya dia seorang diri. Begitu dapat barang, ia kabur menggunakan mobil yang telah diparkirkanya di depan toko," kata Kapolres.

Pelaku terbilang cukup lincah dalam menjalankan setiap aksinya. Di empat TKP, ia selalu melakukan pencurian seorang diri. Modusnya yakni dengan pura-pura membeli barang.

Saat penjaga toko yang melayani lengah, pelaku berlari dan memenuju mobil yang ia parkirkan di depan toko.‎ Dengan bergegas cepat, JS pun langsung melesatkan kencang mobil yang direntalnya itu.

"Pelaku langsung dengan cepat mengendarai mobilnya. Kita berhasil mengamankan JS di Batu 8 Atas dekat daerah pembakaran mayat," katanya. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved