Camat Toapaya Langsung Tancap Gas, Ini Rencananya Beres-beres Pelayanan

Begitu resmi menjabat Camat Toapaya, Riang berjanji beres-beres sejumlah pekerjaan rumah yang tertinggal, termasuk memberesi soal ini

Camat Toapaya Langsung Tancap Gas, Ini Rencananya Beres-beres Pelayanan
tribunbatam/aminnudin
Pisah sambut Camat Toapaya, Selasa (20/9/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Pasca pelantikan pejabat eselon III dan IV pada Kamis (16/9/2016) lalu oleh Bupati Bintan Apri Sujadi, sejumlah camat mulai menggelar pisah sambut. Sejumlah pekerjaan rumah dititipkan camat terganti kepada penggantinya.

Di Kecamatan Toapaya, begitu usai pisah sambut, camat baru Riang Anggraini langsung menyiapkan penataan struktur divisi kecamatan. "Ada penataan struktur divisi. Mengenai bentuknya, ini jangan dulu diungkapkan. Sebab harus berjalan lancar, kalau dibeberkan sekarang, takut nanti ada kendala," kata dia, Selasa (20/9/2016).

Riang mengatakan, selain penataan dirinya akan mengefektikan kinerja pelayanan di kecamatannya. Waktu kerja pegawai kecamatan diefektifkan, pegawai diminta hadir tepat waktu dan pulang juga tepat waktu. "Itu pekerjaan rumah yang dititipkan Pak Fachrimsyah (camat lama), dan saya tentu akan menjalankannya, karena itu PR," kata dia.

Nah, terkait keamanan dan kenyamanan warga, juga tak luput dari perhatian Riang Anggraini. Sebagai daerah lintas perbatasan, Toapaya salah satu jalur ramai karena terhubung langsung dengan kota Tanjungpinang. Mobilitas di lokasi tinggi.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Karena wilayah kami salah satu penyangga kota Tanjungpinang, seperti area KM 16. Itu kan ramai karena menjadi penyangga kota Tanjungpinang. Maka demi keamanan, kami akan berkoordinasi dengan pihak keamanan," kata Riang.

Selain Kecamatan Toapaya, Bintan Timur juga sudah menggelar pisah sambut. Camat Bintan Timur Rusly menyatakan, prosesi pisah sambut harus dipercepat sebab harus langsung bekerja. Sebagai kecamatan terbesar dengan jumlah penduduk tertinggi banyak pekerjaan rumah menunggu diselesaikan.

"Banyak, sejumlah PR menanti. Seperti persoalan kependudukan, infrastruktur kecamatan. Semua menumpuk dan harus segera ditangani," Camat Rusli. (*) 

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved