Nelayan Temukan Jasad Samuel, Lokasi Tenggelam Masuk Kawasan Rawan, Ini Alasannya

Nelayan setempat menemukan jasad korban tenggelam di perairan kampung Piayu Laut, Selasa (20/9/2016) setelah dua hari dinyatakan hilang

Nelayan Temukan Jasad Samuel, Lokasi Tenggelam Masuk Kawasan Rawan, Ini Alasannya
tribunbatam/ian pertanian
Harminto, Koordinator Basarnas Pos Batam 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Dua hari setelah dinyatakan tenggelam di perairan Kampung Piayu Laut, Seibeduk, Samuel Silitonga Siswa SMPN 16, ditemukan tewas mengambang sekitar 900 meter dari lokasi tempat dirinya dinyatakan hilang.

Jenazah Samuel Silitongan anak dari pasangan Sudianto Silitonga dan Royani Simbolon warga Bidadari, Seibeduk itu ditemukan nelayan setempat, Selasa (20/9/2016) pukul 09.20 WIB.

Harminto Koordinator Pos Basarnas Batam mengatakan, jenazah bocah laki-laki itu awalnya ditemukan nelayan setempat dan langsung dikoordinasikan ke Basarnas dan Yonif Marinir 10 Satria Bhumi Yudha (SBY) yang tengah berada di lokasi hilangnya korban.

Kepolisian dan tim gabungan selanjutnya membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk kepentingan visum. "Kondisi tubuh korban masih utuh," kata Harminto.

Korban dinyatakan hilang tenggelam sejak Minggu (18/7/2016) sore dan diduga terseret arus saat berusaha menolong Widia, adik perempuan korban yang nyaris hanyut terseret arus air di lokasi. "Arusnya memang cukup deras. Ini pusaran arus makanya tim gabunganpun sempat kesulitan untuk melakukan penyelaman mencari korban," ujar Harminto.

Lokasi pantai tempat Samuel hilang diseret arus sudah ada larangan berupa pajangan spanduk yang bertuliskan dilarang memancing atau berenang di pesisir pantai tersebut. Spanduk itu dikeluarkan pihak kepolisian Seibeduk mengingat lokasi pesisir pantai itu sudah sering makan korban.

Namun pada Minggu (18/7/2016) sore lalu, Samuel bersama adiknya serta rekan-rekan sebayanya bermain ke lokasi pinggir pantai itu untuk berenang. Namun belum lama berenang, tiga orang termasuk Widia terserat arus. Samuel dan rekan-rekannya yang lain mencoba menolong ketiga orang tersebut. Samuel yang mencoba menyelamatkan sang adik malah terseret arus. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved