Perampok Pakai Kolor Bau Hebohkan Sekupang, Ini Kejadiannya

Komplotan perampok menyatroni rumah warga Perumahan Indah Puri. Selain menyekap penghuninya, perampok bercadar kolor ini juga merampas perhiasan

Perampok Pakai Kolor Bau Hebohkan Sekupang, Ini Kejadiannya
tribunbatam/Leo Halawa
Keluarga korban menunjukkan lokasi masuknya komplotan perampok, Selasa (20/9/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Masih ada rasa trauma yang menimpa Asnawati (55). Wanita yang akrab disapa si Oma oleh anak dan cucunya di rumah ini tidak mengira kalau ia selamat dari empat perampok yang menggasak harta bendanya pada Minggu (18/09/2016) pukul 02.00 WIB.

Kepada Tribun Selasa (20/9/2016) saat didatangi di rumahnya di Indah Puri, RT 004 RW 00, Kelurahan Patam Lestari, dia bercerita saat kejadian malam itu, dirinya di rumaha bersama tiga cucunya Lolita Bella (18), James (14), Rayon (6) dan Naigel (60-an) yang merupakan menantu asal Inggris sedang tertidur pulas.

Tiba-tiba saja, didatangi empat orang pria, tiga orang berperawakan tinggi berisi, dan satu orang bertubuh gempal.n"Jadi mereka itu lewat pintu depan. Kebetulan pintu kami itu tidak terkunci, karena biasanya selama ini aman-aman saja," katanya.

Ceritanya, sesampai di dalam rumah, langsung menuju kamar Naigel. "Jadi duluan mereka masuk ke kamar menantu itu. Lalu diikat dan dipukuli bagian tangan dan kakinya. Iya diikat pakai hanger baju yang terbuat dari kawat lunak," kata wanita asal Makassar ini.

Masih ceritanya, setelah berhasil melumpuhkan Naigel lalu bergeser ke kamar cucunya James. James diikat hanger lagi dan diancam akan dibunuh jika berteriak. Lantaran si Oma terbangun malam itu, dia pun lagi-lagi dikejutkan dengan kedatangan pria bertubuh gempal di kamarnya.

"Cucuku Lolita Bella hendak teriak, saya bilang jangan nak, nanti kitas bisa dibunuh. Iya, si Rayon juga dikumpulkan sama ayahnya. Ada yang menjaga mereka dan ada yang memeriksa semua barang-barang. Tapi lebih ngerinya, pria bertubuh gempal pakai sebo dari kolor, ya Allah bauknya minta ampun," ucapnya seraya menirukan betapa takutnya dia malam itu dan menahan rasa bau dari pria itu.

Dia mengaku ketakutan. Dia juga mengiba agar tak dibunuh. "Nah pria bertubuh gempal itu malah acungkan jempol ke arah saya. Iya digasak lah, oh iya mereka pada pakai sarung tangan semua," tambahnya

Sewaktu kejadian, Fatmawati Pardi (35) anaknya atau istri dari Naigel sedang tidak berada di rumah. Baru paginya datang setelah kejadian. "Anak (Fatmawati Pardi) sedang keluar ada urusan luar," katanya

Pelaku sebutnya, juga merampas kalung, cincin dan antingnya. Masih cerita si Oma katanya memang kejadian serupa selama tinggal di sana sekitar 2011 lalu sudah pernah ada.

Kapolsek Sekupang Kompl Ferry Aprizon melalui Kanit Reskrim Ipda Buhedi Sinaga membenarkan. Dia mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasusnya. "Benar, kami sudah terima LP polisi. Kami sedang mencari dan lidik," katanya. (*)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved