Jemaah Haji Asal Bengkalis Sakit di Arab Saudi, Gagal Pulang Bersama Kloter 4 Batam, Ini Namanya

Satu jemaah haji Kloter 4 Batam asal Bengkalis sakit di Arab Saudi sejam sebelum jam keberangkatan ke Tanah Air. Ini namanya

Jemaah Haji Asal Bengkalis Sakit di Arab Saudi, Gagal Pulang Bersama Kloter 4 Batam, Ini Namanya
TRIBUNBATAM/ELIZAGUSMERI
Ilustrasi. Jemaah haji asal Kepri sesaat setelah mendarat di Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (20/9/2016) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Satu jemaah haji Kloter 4 Debarkasi Batam, atas nama Zulkaibar Miswin Pasada, terpaksa ditinggal di Arab Saudi. Zulkaibar yang seharusnya balik ke Tanah Air, Selasa (20/9/2016) gagal berangkat satu jam sebelum jadwal lantaran sakit dan harus dirawat di rumah sakit.

Ketua Kloter 4 Debarkasi Batam, Hasbullah menyebutkan jumlah jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 4 sebanyak 446 orang. Dengan sakitnya Zulkaibar, hanya 445 jemaah balik ke Tanah Air, terinci dari Pekanbaru 45 orang dan Bengkalis 395 orang.

"Zulkaibar Miswin Pasada Nomor Porsi 04000048614 Nomor Manifest (04/307) asal Bengkalis karena sakit," kata Hasbullah dalam rilisnya ke Tribun, Rabu (21/9/2016).

Sekda Riau Ahmad Hijazi yang hadir saat penjelasan ini, Selasa (20/9/2016) dalam arahannya mengatakan, kepulangan jemaah haji merupakan sesuatu yang patut disyukuri.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, kami mengucapkan terima kasih kepada PPIH Debarkasi Batam, petugas haji yang telah memberikan pelayanan yang baik hingga kepulangan jemaah haji ke daerah besok," kata Hijazi.

Untuk memantau kesehatan jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci, Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Batam memasang alat pemindai suhu tubuh (thermal scanner) di Bandara Hang Nadim Batam dan diletakkan di area yang dilewati jemaah haji setelah keluar dari pesawat.

Alat berbunyi bila suhu tubuh jemaah haji mencapai 37,05 derajat celcius.

Hingga Selasa kemarin, total jemaah haji yang sudah tiba di Tanah Air berjumlah 1.784 orang dari empat kloter. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved