Mau Belajar ke Luar Negeri? Ini Panduan buat Anda di Tanjungpinang

Naresy International Education Consultant (NIEC) menggelar Pameran Pendidikan Sekolah Luar Negeri. Ini panduannya

Mau Belajar ke Luar Negeri? Ini Panduan buat Anda di Tanjungpinang
tribunbatam/munirul ikhwan
Pameran pendidikan di Tanjungpinang, Rabu (21/9/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Naresy International Education Consultant (NIEC) menggelar Pameran Pendidikan Sekolah Luar Negeri. Acara tersebut dilaksanakan hari ini Kamis (22/9/2016) di CK hotel and Convention Centre, Tanjungpinang.

Arnantyo Naresyworo Founder and CEO NIEC mengatakan, acara bertajuk NICE Education Expo, Pameran Pendidikan Sekolah Luar Negeri bertema ‘Pergi, untuk Kembali Membangun Negeri ini, dilaksanakan di tiga tempat, yakni di Tanjung Pinang, Jogjakarta, dan Bali.

"Khusus untuk acara di Tanjungpinang antusiasme siswa sangat luar biasa, bahkan dalam waktu singkat sudah lebih dari 150 siswa mendaftarkan dirinya untuk mengikuti acara," katanya.

Penyelenggara acara di Tanjungpinang, lanjut Arnan tidak terlepas dari para alumnus siswa sekolah luar negeri, seperti Rantha Fauzi yang telah kembali dari sekolahnya di Australia, dan memiliki kerinduan hati untuk menularkan semangat dan pengalamannya kepada anak-anak muda di Tanjungpinang.

Acara kedua selanjutnya dilaksanakan di Jogjakarta, 24 September 2016 di Harper Mangkubumi Hotel, pukul 16.oo-20.00 WIB.

“Sebagai tempat pusat pendidikan, kota ini menjadi daya tarik tersendiri untuk mengenalkan pendidikan di luar negeri,” imbuh Arnantyo.

Rangkaian pameran pendidikan NIEC 2016 ini selanjutnya ditutup di Bali, tepatnya di Hotel Quest San Denpasar di Jalan Mahendradata, Minggu, 25 September 2016, pukul 15.00-20.00 WIB.

NIEC sendiri sudah membantu ratusan siswa untuk mewujudkan mimpinya bisa kuliah di Luar Negeri. Bahkan, NIEC juga memberikan beasiswa khusus untuk calon yang dinilai berprestasi dan layak mendapatkannya.

Dalam kesempatan ini, Arnantyo menegaskan, NIEC Indonesia ingin memberikan pesan bahwa bukan hal yang salah untuk pergi sekolah ke luar negri, dan bukan hal yang salah pula untuk pergi meninggalkan rumah, keluarga, dan teman untuk pergi mengenyam pendidikan di luar negeri.

“Kami tidak melihat sekolah di dalam negeri lebih buruk dari sekolah di luar negeri. Kami tidak melihat pula bahwa sekolah di luar negeri sebagai suatu hal yang gaya-gayaan atau mewah,” terang Arnantyo yang juga Managing Director at Grafika Soka Indah Restaurant and Bungalows ini.

Bagi pria asal Gombong, Jawa tengah yang membuka Kantor NIEC Bali di Jalan Buluh Indah 128 A, Denpasar ini, sekolah keluar negeri adalah sebuah perjuangan dan keberanian seorang anak untuk pergi meninggalkan segala kenyamanan, juga menanggalkan beragam fasilitas keluarga untuk meraih mimpi dan meraih masa depan.

"Kita bisa membantu siswa untuk kuliah di luar negeri sambil bekerja disana. Ada beberapa negara yang bisa sambil bekerja. Jadi tidak membebani orang tua," katanya. (*) 

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved