Ketatkan Ikat Pinggang. Ini Jumlah Defisit APBD Perubahan Kepri

Tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) telah melakukan efisiensi belanja kegiatan SKPD sebanyak Rp 251,720 miliar

Ketatkan Ikat Pinggang. Ini Jumlah Defisit APBD Perubahan Kepri
Istimewa
Gubernur Kepri Nurdin Basirun menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara di Mapolda Kepri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandangan nota kesepahaman KUA dan PPAS dalam rapat paripurna yang digelar di Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengucapkan terima kasih berlimpah atas dukungan DPRD Kepri dalam pembahasan APBD Perubahan 2016 ini. Dia mengharapkan agar APBD Perubahan bisa segera disahkan dan dijalankan di tahun anggaran yang tersisa.

"Jumlah APBD Perubahan Kepri 2016 mengalami pengurangan sedikit saja, hanya Rp 16 miliar," ungkap Nurdin di akhir rapat paripurna tersebut.

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan, saat ini Pemprov dan DPRD Kepri berusaha untuk melakukan efisiensi di tengah defisit anggaran.

"Kita membutuhkan komitmen bersama untuk melakukan efisiensi agar angka defisit tidak terus melebar," kata Jumaga.

Saat ini, tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) telah melakukan efisiensi belanja kegiatan SKPD sebanyak Rp 251,720 miliar.

Sedangkan dana hibah yang dirasionalisasi sebesar Rp 32,510 miliar. "Adapun total efisiensi mencapai Rp284.231 miliar," papar Jumaga.

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help