Penangkapan Dimas Kanjeng Taat Pribadi Ternyata dari Kasus Pembunuhan Anak Buahnya

Dimas Kanjeng diamankan pekan lalu secara paksa karena tiga kali mangkir panggilan Polda Jatim atas kasus pembunuhan dua anak buahnya

Penangkapan Dimas Kanjeng Taat Pribadi Ternyata dari Kasus Pembunuhan Anak Buahnya
facebook
Kanjeng Dimas Taat Pribadi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Polisi mulai memproses hukum dugaan penipuan modus penggandaan uang oleh pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi.

Rabu (28/9/2016), Taat Pribadi dia diperiksa di Mapolda Jatim.

Kasubdit I Keamanan Negara, Ditrekrimum Polda Jatim, AKBP Cecep Ibrahim mengatakan, Taat Pribadi alias Dimas Kanjeng masih diperiksa sebagai saksi.

"Dia diperiksa sebagai saksi atas laporan penipuan yang masuk kepada kami," katanya.

Sejak 2015 hingga 2016, setidaknya ada tiga laporan yang melaporkan Dimas Kanjeng atas dugaan penipuan. Pertama dengan kerugian Rp 800 juta, kedua Rp 900 juta, dan terakhir Rp 1,5 miliar.

"Yang kerugian Rp 800 juta sudah ada perjanjian damai karena sudah dikembalikan kepada korban, tapi laporannya belum dicabut," jelasnya.

Dimas Kanjeng diamankan pekan lalu secara paksa karena tiga kali mangkir panggilan Polda Jatim atas kasus pembunuhan dua anak buahnya, Ismail dan Abdul Gani.

Atas kasus itu, polisi sudah menetapkan 10 tersangka, termasuk Taat Pribadi.

Sementara tiga orang lainnya masih berstatus DPO.

Penjemputan Taat Pribadi melibatkan lebih dari 1.000 polisi karena berpotensi ditolak ribuan santri dan pengikutnya.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved