Sekuriti di Matak Base Kabupaten Anambas Minta Kejelasan Nasib, Ini Curhat Mereka

Sejumlah sekuriti yang bertugas di Matak Base Kecamatan Palmatak meminta kejelasan.

Sekuriti di Matak Base Kabupaten Anambas Minta Kejelasan Nasib, Ini Curhat Mereka
tribunbatam/septyan mulia rohman
Suasana Bandara Matak 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Sejumlah sekuriti yang bertugas di Matak Base Kecamatan Palmatak meminta kejelasan.

Kontrak kerja mereka yang akan segera berakhir pada 30 September 2016 ini serta pengalihan perusahaan pemenang tender yang baru menjadi penyebab sejumlah petugas keamanan yang biasa melakukan pengawalan ini kemudian mendatangi kantor Bupati Anambas.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Wan Zuhendra yang ditemui membenarkan kedatangan perwakilan tersebut. Selain mengadukan serta meminta kejelasan akan nasib mereka, mereka juga meminta kepada Pemerintah Daerah untuk memfasilitasi pertemuan antara perwakilan security dengan perusahaan pemenang tender yang baru.

"Dari penyampaian mereka, kontrak kerja mereka ini akan berakhir pada 30 September 2016 ini. Mereka pun meminta kepada Pemerintah Daerah untuk memfasilitasi pertemuan. Hal ini pun juga sudah kami tindaklanjuti dengan mengirimkan surat kepada perusahaan. Bila tidak ada halangan, Jumat (30/9/2016) besok pertemuan ini akan dilaksanakan," ujar Wan Zuhendra Kamis (29/9/2016).

Zairin Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kepulauan Anambas membenarkan adanya rencana pertemuan antara perwakilan sekuriti dengan perusahaan pemenang tender yang sekarang menghandle jasa pengamanan di area Matak Base tersebut. Zairin mengatakan, terdapat 52 orang yang masa kontraknya akan berakhir pada 30 September 2016 ini.

"Mereka ini di bawah naungan PT Adonara Bakti Bangsa. Ked epannya, akan diambil alih PT Sigap Prima Astrea sebagai perusahaan pemenang tender jasa pengamanan ini," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help