Perampokan di Bida Asri Batam Centre

Pelaku Sudah Mengintai Rumah Korban Selama Tiga Hari, Ini Daerah Tujuan Kabur Usai Merampok

Pelaku Sudah Mengintai Rumah Korban Selama Tiga Hari, Ini Daerah Tujuan Kabur Usai Merampok

Pelaku Sudah Mengintai Rumah Korban Selama Tiga Hari, Ini Daerah Tujuan Kabur Usai Merampok
tribunbatam/eko setiawan
Pelaku perampokan di Bida Asri usai tertangkap di Bandara Hang Nadim saat hendak kabur ke Kalimantan, Jumat (30/9/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - AS meringis kesakitan. Pelaku percobaan perampokan di toko sembako di Bida Asri I blok D1 nomor 37 Batam Centre itu berupaya berdiri dengan tegap meskipun kedua kakinya terluka karena ditembak saat ingin melarikan diri dari polisi.

‎Dari hasil pengembangan diketahui sebelum ingin melakukan perampokan, ia sudah mengintai rumah korbannya tersebut. Selama tiga hari, Amandes mempelajari situasi rumah korban dari rumah adiknya yang memang berdekatan dengan rumah korban.

"Dia menggambarkan sendiri bagaimana kondisi rumah itu. Selama tiga hari sudah diintai dia. Kebetulan rumah adiknya dekat dari situ," ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Memo Ardian, saat gelar ekspos Jumat (30/9/2016) sore.

Setelah mengintai dan mematangkan rencana, AS langsung mengeksekusi rumah korbannya.‎ Dia pun meminta satu orang rekannya mengantar ke TKP.

"Begitu toko buka, langsung masuk. Tapi keburu ketahuan. Anak korban yang pertama‎ kali teriak maling-maling, lalu dikejar pelaku dan dipukuli. Belum sempat ambil apa-apa, dia langsung keluar jalan kaki, terus memanggil ojek," katanya.

Pelaku sempat ingin melarikan diri ke Kalimantan berbekal tiket yang dibelikan kekasihnya.

"Di apat saat mau menuju bandara. Saat dikembangkan dia melawan, terpaksa dilumpuhkan. ‎Dia ngaku mau ke Kalimantan, tiket yang beli kekasihnya. Kami masih mengembangkan apakah ada keterlibatan rekan yang mengantarnya juga kekasihnya. Tapi sementara belum ada bukti yang mengarah," tutur Memo.

‎Baru dua bulan berada di Batam, kini ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan pasal 53 junto pasal 365 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun. (*) 

Penulis: Anne Maria
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved