Tak Punya Lapangan Golf, Mendagri Minta Perda Retribusi Anambas Direvisi

Kemendagri meminta Perda nomor 2 Tahun 2011 tentang pajak daerah Anambas untuk direvisi. Ini alasannya

Tak Punya Lapangan Golf, Mendagri Minta Perda Retribusi Anambas Direvisi
Istimewa
Ilustrasi Golf 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta Perda nomor 2 Tahun 2011 tentang pajak daerah Anambas untuk direvisi. Penegasan revisi Kemendagri tersebut dilakukan setelah dalam butir dalam Perda tersebut menyebutkan butir mengenai retribusi berupa pajak golf.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Anambas Azwandi mengatakan, Kemendagri meminta butir pajak golf tersebut untuk direvisi. Ini dilakukan mengingat tidak ada lapangan golf di Anambas.

"Untuk Perdanya sudah direvisi. Sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Kepri seperti Batam dan Bintan memang memiliki lapangan golf. Dari Biro Hukum Pemprov Kepri pun juga menyarankan agar butir itu dihilangkan, mengingat di Anambas tidak ada," ujarnya kepada sejumlah awak media Jumat (30/9/2016).

Tidak hanya Perda nomor 2 Tahun 2011 tentang pajak daerah yang direvisi. Perda nomor 3 Tahun 2011 tentang retribusi daerah juga telah direvisi. Revisi yang dimaksud, menurutnya terletak pada pada kewenangan retribusi pada menara telekomunikasi mengingat kewenangan tersebut berada pada Pemerintah Pusat.

"Kedua perda sudah direvisi dan sudah mendapat pengesahan dari DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas," ungkapnya.
Sementara, Yulius anggota DPRD Anambas yang juga Ketua Pansus Perda nomor 3 Tahun 2011 mengatakan, pihaknya telah menyetujui revisi Perda nomor 3 Tahun 2011 tersebut.

Meski masih menunggu penomoran dari Kemendagri, pihaknya menegaskan hal tersebut tidak menghambat Pemerintah Daerah untuk optimalisasi dalam peningkatan pendapatan daerah. "Sudah direvisi dan disahkan. Kam pun juga berkoordinasi dengan biro hukum Pemprov Kepri untuk tahap evaluasi," ujarnya dalam rilisnya ke Tribun. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved