Insiden Kafe di Tanjungpinang

Santos Akui Kesalahan, Namun Bantah Ada Cekcok dengan Riono

Santos, pemilik Basecamp Cafe mengakui event yang digelar oleh Tim kreatifnya, menjadi pelajaran buruk baginya. Ini pengakuannya

Santos Akui Kesalahan, Namun Bantah Ada Cekcok dengan Riono
tribun/thomlimahlimahekin
Sekdako Tanjungpinang Riono 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM.TANJUNGPINANG - Ketua Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kepri Faisal menyayangkan adanya kegiatan yang digelar oleh Basecamb Cafe. Menurutnya, kegiatan itu telah mencoreng citra pendidikan. Selain itu dugaan anak-anak pelajar ikut berpartisipasi dalam acara itu dianggap merusak generasi penerus.

"Boleh berbisnis mengambil keuntungan. Tapi janganlah menyertakan pelajar ataupun mereka yang ikut dengan menggunakan seragam sekolah. Sangat kita sayangkan itu bila memang itu benar-benar terjadi," kata Faisal ketua KPPAD Provinsi Kepri kepada Tribun Batam, Minggu (2/10/2016) via telepon seluler.

Mestinya, kegiataan yang dilaksanakan itu tidak bersinggungan dengan dunia pendidikan terlebih lagi sasarnya adalah anak sekolah. ‎Dirinyaa mengaku mendapatkan info dari media sosial yang beredar luas tentang ivent berseragam sekolah menggelar pesta yang salah satunya konsumsi bir berakohol.

"Harusnya koordinasi dulu dengan pihak-pihak sebelum menggelar acara tersebut.‎ Secara etika jelas itu merusak generasi kita. Buatlah kegiatan lain yang dapat membangun," kata Faisal.

Ia menilai sangat tidak pantas jika berbisnis namun mengorbankan dan merusak generasi penerus. Ia mengecam kegiatan tersebut dan berharap tidak terulangi lagi. Ery Syahrial selaku komisioner pun mengaku pernah ada kegiatan tersebut.

"Dulu pernah ada di Batam. Anak-anak dewasa pakai ‎seragam sekolah dan minum-minuman keras. Kali ini terulang kembali. Saya harap pihak-pihak terkait mampu menindaknya agar tidak muncul kembali," katanya.

Sementara Santos, pemilik Basecamp Cafe saat dikonfirmasi mengakui event yang digelar oleh Tim kreatifnya, menjadi pelajaran buruk baginya. Kegiatan tersebut diakui salah olehnya. Santos pun siap diberikan sanksi usahanya.

"Saya akui salah. Tapi dari awal maksud kita discon itu khusus kepada pengunjung yang mengenakan seragam. Bukan anak pelajar. Melainkan untuk orang-orang dewasa yang akan hangout dengan tema 'reuni'," kata santos pemilik usaha Cafe Basecamp di konfirmasi melalui saambungan telepon. (*)

Berita Terkait Baca di Tribun Batam Edisi Senin (3/10/2016)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved