Bocah 2 Tahun Tewas Terlindas Truk di Depan Mata Kedua Orangtuanya

Nuri, ibu balita bernama Reski (2), langsung lemah lunglai. Sang ayah, Sarwedi berlari ke tengah jalan sembari berteriak menyebut nama anaknya

Bocah 2 Tahun Tewas Terlindas Truk di Depan Mata Kedua Orangtuanya
tribunbatam/aminnudin
Sarwedi saat menggendong jasad anaknya setelah meninggal akibat lakalantas di Jalan Nusantara KM. 20 Kijang, Senin (3/10/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Nuri, ibu balita bernama Reski (2), langsung lemah lunglai. Sementara sang ayah, Sarwedi berlari lari ke tengah jalan sembari berteriak menyebut nama anaknya. Di tepi jalan bocah itu terbaring, Sarwedi meluapkan kesedihannya.

Teriakan pilu itu membuat warga di Jalan Nusantara KM 20 Kijang, Bintan Timur terenyak. Kecelakaan Lakalantas kembali terjadi, Senin (3/10/2016) pukul 11.00 WIB.

Pada saat itu, begitu saksi mata di lokasi berkata saat peristiwa lakalantas itu terjadi. Reski Hasibuan, bocah putra semata wayang Nuri dan Sarwedi terbujur di jalan setelah terlindas truk lori Hino merah persis depan sekolah anak usia dini tersebut.

Laporan Kepolisian setempat meyatakan, bocah itu tertabrak ban lori belakang. Sebelum kejadiaan, Reski berlari lari hendak menyeberang jalan. Saat langkah kakinya menapaki sisi jalan, lori berwarna merah arah Kijang muncul. "Korban menabrak ban lori bagian belakang selanjutnya berguling di bawahnya," kata Ipda Fredy, Kanit Lantas Polres Bintan.

Eka, pelintas jalan di tempat mengatakan, truk lori merah yang ditabrak Reski itu berjalan pelan. Di seberang jalan telah menanti ayah dan ibunya. Anak itu menurut saksi mata tampak riang saat keluar kelas. Usai truk melintas, tampak tubuh sang bocah terbaring dalam keadaan luka. Yang ada di situ kaget. Peristiwa itu begitu cepat dan tak diduga.

Saat peristiwa saksi mata, siswa Paud baru keluar kelas. Mereka juga dikejutkan dengan lakalantas depan sekolah mereka.
Reski sempat dilarikan ke rumah sakit Yaspen Kijang, namun nyawanya tak tertolong. Dia menghembuskan napasnya beberapa menit kemudian di sana.

Sekitar pukul 14.00, jenazah Reski dibawa ke rumahnya di Perumahan Griya Indah Kencana, Sei Lekop, Bintan Timur. Sesampai di rumah, isak tangis menyelimuti kediaman rumah bertipe 40 tersebut. Satu per satu tetangga datang. Beberapa anak anak di situ terdiam di pinggiran rumah. Satu wajah bocaj terlihat membisu. "Adek reski meninggal," ujarnya pelan.

Pukul 15.20 WIB, usai dikafani jeanazah Reski digendong Sarwedi, sang ayah keluar ruang tamu. Linangan air mata mengantar kepergian Reski ke Mesjid Al Kautsar setempat untuk disalatkan. Sesekali Sarwedi menciumi tubuh yang dibalut kafan di gendongannya.

"Adinda Reski insya Allah masuk surga, dia wafat di usia kecil," begitu ustad setempat menyampaikan sesaat jenazah hendak dihantarkan ke liang lahat. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved