Pilkada Jakarta 2017

Kenapa Ahok Tak Pernah 'Menyerang' Agus Yudhoyono? Ini Alasan Sebenarnya

Pilkada Jakarta mulai memanas, namun kenapa Ahok tak pernah 'menyerang' Agus Yudhoyono? Ini alasan sebenarnya

Kenapa Ahok Tak Pernah 'Menyerang' Agus Yudhoyono? Ini Alasan Sebenarnya
Tribunnews/JEPRIMA
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni seusai menjalani pemeriksaan psikologi di Rumah Sakit TNI AL Mintoharjo, Jakarta Pusat, Minggu (25/9/2016). Seusai menjalani pemeriksaan psikologi keduanya langsung menuju kantor Badan Narkotika Nasional (BNN). 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang Pilkada DKI 2017, media diramaikan dengan saling beradu argumen antara bakal cagub kubu Basuki Tjahaja Purnama dan Anies Baswedan.

Namun, di antara keduanya, tidak ada yang berpendapat terkait bakal cagub Agus Harimurti Yudhoyono.

Ahok, sapaan Basuki, yang ditanyai perihal Agus, tertawa. Menurut dia, wartawan juga tidak pernah menanyakan padanya tentang Agus.

"Kalian (wartawan) juga enggak tanyain Agus ke saya," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (4/10/2016).

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, sebelumnya berpendapat hal itu terjadi karena Ahok segan terhadap sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ayah Agus.

Ahok pun mengakui bahwa dia memang segan kepada SBY yang merupakan Presiden ke-6 RI.

"Ya, harus segan dong, presiden masa kita enggak segan. Jadi kalau di dalam tata negara, semua presiden harus Anda hormati," ujar Ahok.

Pasangan bakal calon gubernur Agus Harimurti Yudhoyono dan Silviana Murni, mulai menyapa warga Jakarta, pada Minggu pagi (2/10/2016). Dalam kesempatan ini, ayah Agus yang juga merupakan presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono ikut terlihat bersama Agus.

Ahok beralasan tidak berkomentar soal Agus karena tidak ditanya. Namun, ketika ditanya, komentarnya kepada Agus juga tidak sebanyak kepada Anies.

"Ya bagus, kenapa enggak bagus," ujar Ahok singkat. Dia tidak mau melanjutkan komentarnya lagi. Dia mengaku optimistis bisa menyelesaikan jabatan gubernurnya periode ini dengan baik.

Meskipun, serangan dari timses pasangan cagub yang menjadi lawannya mulai berdatangan. "Kamu akan lihat hasilnya Oktober 2017," ujar Ahok.

Ahok beberapa kali mengomentari pernyataan Anies mengenai banyaknya program di DKI Jakarta yang bukan merupakan keberhasilan dari kepemimpinan Ahok.

Anies menganggap, program-program besar, seperti normalisasi sungai, sudah dirintis sejak zaman Gubernur terdahulu, Fauzi Bowo.Terhadap pernyataan Anies itu, Ahok menjelaskan bahwa yang berjasa membersihkan sungai di Jakarta adalah petugas Dinas Kebersihan dan pekerja penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU). (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved