India Juga Terapkan Tax Amnesty dan Kumpulkan Rp 1.300 Triliun, Uangnya untuk Ini

Pemerintah India berhasil mengumpulkan 100 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.300 triliun berkat penerapan kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty

India Juga Terapkan Tax Amnesty dan Kumpulkan Rp 1.300 Triliun, Uangnya untuk Ini
Alicja Dobrucka
Kota Mumbai, Indi. 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, NEW DELHI - Pemerintah India berhasil mengumpulkan 100 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.300 triliun berkat penerapan kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty.

Akan tetapi, Perdana Menteri Narendra Modi tampaknya kesulitan untuk memutuskan untuk apa dana tersebut akan digunakan.

Mengutip CNBC, Rabu (5/10/2016), pemerintah India selama bulan Juni hingga September 2016 mengirimkan notifikasi kepada sekitar 700.000 wajib pajak.

Notifikasi itu berisi ajakan untuk mendeklarasikan pendapatan dan aset mereka yang dianggap sebagai "uang hitam" dan membayar uang tebusan.

Sebagai imbalannya, pemerintah berjanji wajib pajak tidak akan diseret ke ranah hukum akibat dosa pajaknya.

Akhir pekan lalu, Menteri Keuangan Arun Jaitley mengumumkan program amnesti pajak itu berhasil menjarinh 64.275 deklarasi dengan nilai 9,8 miliar dolar AS, dk atas target pemerintah sebesar 7,5 miliar dolar AS.

Sejak lama, India kesulitan mengumpulkan penerimaan pajak dari 1,2 miliar penduduknya karena beragam alasan.

Misalnya, banyak warga India bekerja di sektor informal dengan upah yanh dibayar tunai.

Selain itu, ada pula isu birokrasi, inefisiensi, dan korupsi yang merajalela dan akhirnya menyulitkan pemerintah menarik penerimaan pajak.

Hasilnya, hanya 1 persen dari populasi yang membayar pajak pada tahun fiskal 2012-2013.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved