Jerman Minati Galangan Kapal Batam? Kirim Utusan Temui Pengusaha Shipyard. Ini Isi Pertemuannya

Jerman tertarik dengan Kepri, kirim utusan bertemu dengan pengusaha galangan kapal. Ini isi pertemuannya

Jerman Minati Galangan Kapal Batam? Kirim Utusan Temui Pengusaha Shipyard. Ini Isi Pertemuannya
tribunbatam/dewi haryati
Direktur Humas BP Batam, Purnomo Andiantono sedang berbincang dengan perwakilan delegasi Jerman dan BSOA Batam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Di tengah kelesuan iklim usaha shipyard saat ini, Batam masih dilirik investor asing. Terbukti, Rabu (5/10/2016) kemarin sekitar tujuh orang delegasi Jerman berkunjung ke Batam, Kepri.

Mereka berminat menjajaki peluang kerjasama di bidang offshore dan shipbuilding di Batam. Dari presentasi yang disajikan di hadapan pengusaha shipyard di Harmoni One Hotel itu, delegasi Jerman ini menawarkan kecanggihan teknologi yang bisa diterapkan di sistem perkapalan Batam.

"Ini kunjungan pertama kami di Batam. Targetnya kami memang ingin mencari partner di Indonesia. Saya suka Indonesia," kata Managing Director Working Group Marine Equipment and Systems Germany, Hauke Viktor Schlegel, perwakilan delegasi Jerman.

Viktor menyadari saat ini usaha di bidang perkapalan sedang mengalami kelesuan. Namun itu tak jadi penghalang. Dia optimistis pada 2019 mendatang, industri galangan kapal akan bergairah kembali.

"Memang ada siklusnya. Sekarang sedang down. Tapi kami prediksi 2019 akan naik lagi," ujarnya.

Kendatipun iklim usaha di bidang perkapalan ini sedang lesu, Viktor masih melihat ada peluang lain. Khususnya di bagian reparasi kapal dan konversi kapal.

"Reparasi kapal dan konversi kapal masih berjalan," ujarnya.

Franziska Wegerich, perwakilan APH International selaku penyelenggara kegiatan menambahkan, sebelum ke Batam, mereka lebih dahulu melakukan presentasi yang sama di Singapura. Target pelaksanaannya memang di Singapura dan Indonesia tertanggal 2-7 Oktober 2016.

"Kami melihat kesempatan kerjasama yang besar di Batam," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Purnomo Andiantono yang hadir pada kegiatan presentasi delegasi Jerman itu, merespon positif niat kerjasama delegasi Jerman di Batam.

"Kami bergembira di tengah kelesuan shipyard saat ini, masih ada investor yang mau menjalin kerjasama dengan Batam. Mereka bilang Batam daerah yang nice. Kami harapkan ada kolaborasi. Apalagi Jerman inikan terkenal dengan teknologi tingginya dalam pembuatan kapal berteknologi tinggi," kata Andi.

Respon positif juga disampaikan Sekretaris Batam Shipyard & Offshore Association (BSOA), Novi Hasni Purwanti W. Dengan kerjasama itu, dia berharap ada transfer ilmu antara pengusaha di Batam dengan Jerman di bidang perkapalan.

"Dengan kerjasama ini, diharapkan ada sharing ilmu. Apalagi sejak beberapa tahun terakhir, shipyard di Batam juga sudah membuat kapal untuk offshore," kata Novi. (*) 

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved