Insiden Kafe di Tanjungpinang

Gara-gara Komentar Akun Facebook Ini, Sekda Riono Mencak-mencak Tersinggung

Kasus di Kafe Basecamp berbuntut panjang setelah terjadi kehebohan di media sosial. Di sebuah akun facebook, ada komentar menyerang pribadi Riono

Gara-gara Komentar Akun Facebook Ini, Sekda Riono Mencak-mencak Tersinggung
tribun/thomlimahlimahekin
Sekdako Tanjungpinang Riono 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kasus di Kafe Basecamp berbuntut panjang. Setelah heboh tuntutan masyarakat untuk menutup kafe tersebut, kini muncul tuduhan yang dialamatkan kepada Sekda Tanjungpinang Riono terkait sidaknya di Basecamp di media sosial facebook.

Sontak Pengguna facebook pun dibuat tercengang dengan komentar akun facebook bernama Shalwa Shadilla. Akun facebook tersebut mengomentari status Akun Avita Ully terkait persoalan adu mulut Riono dengan pemilik Basecamp saat sidak beberapa hari lalu.

Dalam komentarnya yang diunggah Selasa, akun Shalwa Shadilla mengatakan Sekda seorang munafik dan berengsek.

"1 kata untuk sekda munafik berengksek...pak sekda y marah gara2 di tolak kencan sama ada slh satu pelajar yg dbasecamp alias cemburu makanya meledak emosinya," tulus akun Shalwa Shadilla dikutip dari medsos facebook.

Sontak saja, komentar ini menjadi bahan perbincangan hangat di medsos. Banyak pengguna medsos yang meradang dan menuntut pemilik akun dilaporkan ke polisi.

Menanggapai masalah ini, Sekda Kota Tanjungpinang Riono yang dihubungi juga mengutuk pemilik akun tersebut. Menurutnya tuduhan tersebut membunuh karakter.

"Ini pembunuhan karakter. Kita tetap proses di kepolisian. Saya mau tau dia dapat info dari siapa. Padahal jelas malam itu ada anak saya dan istri. Biar polisi yang menyelesaikan dulu," katanya saat dihubungi, Kamis (6/10/2016).

Menurutnya meskipun pemilik akun meminta maaf namun dia tetap ingin permasalahan ini dibawa keranah hukum dan diselesaikan melalui kepolisian. Karena sudah mencemarkan nama baik.

"Saya ingin memberi pelajaran kepada siapa saja pengguna medsos. Hati-hati menggunakan FB. Kalau dia (Shalwa) disuruh orang biar terbuka depan polisi," katanya yang mengaku masih di Batam menuju Tanjungpinang.

Dia khawatir hal tersebut merupakan pengalihan isu kasus Basecamp. Karena Riono merasa tidak menganal pemilik akun sama sekali. Namun dia meyakini pemilik akun menganal dirinya sebagai Sekda Kota Tanjungpinang.

Sementara itu, Hurip Santoso, Pengacara Pemko Tanjungpinang mengaku akan mendampingi Sekda Tanjungpinang Riono melapor kan kasus pencemaran nama baik tersebut ke Polres Tanjungpinang. Rencananya akan dilaporkan pada pukul 19.00 WIB malam ini.

"Karena Pak Sekda lagi ada kegiatan di Karimun, sekarang sedang balik Tanjungpinang," katanya. Hurip juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Polres Tanjungpunang terkait kasus pencemaran nama baik ini. "Untuk identitas pelaku sudah diketahui," katanya.

Dia mengaku diberi tahu langsung oleh Sekda terkait komentar di medsos itu. Dia pun langsung mengecek dan meyakini bahwa komentar tersebut memenuhi unsur pidana ITE. "Walaupun tidak disebutkan nama tapi yang kita ketahui disangkut pautkan dengan kejadian adu mulut di Basecamp," katanya. (*) 

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved