Penculik Bocah 10 Tahun Ini Rudapaksa Korbannya di Dalam Mobil, Ini Ciri-ciri Pelaku!

Tak hanya menculik, pelaku juga merudapaksa bocah berusia 10 tahun ini di dalam mobil. Ini ciri pelakunya

Penculik Bocah 10 Tahun Ini Rudapaksa Korbannya di Dalam Mobil, Ini Ciri-ciri Pelaku!
Tirbun Bali/Prima/Istimewa
Korban LAC 

“Benar, menurut pengakuan korban begitu. Oleh sebab itu korban diarahkan oleh Unit PPA Polresta untuk menjalani visum di Sanglah,” ujarnya.

Kapolresta Hadi Purnomo pun membenarkan dugaan LAC telah menjadi korban penculikan sekaligus tindakan pelecehan seksual.

Karena itu, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menangani kasus LAC.

Hadi mengatakan, kondisi psikologis LAC sempat terguncang setelah menjadi korban penculikan.
Oleh sebab itu pihaknya memperhatikan kondisi mental korban selama proses penggalian keterangan berlangsung.

“Ya benar, memang ada perbuatan tidak senonoh yang dilakukan pelaku. Tetapi ini kan sebatas pengakuan dari korban. Kita harus membuktikannya berdasarkan alat bukti yaitu visum, apakah benar pengakuan dari korban itu. Sementara ini hasil visumnya belum keluar,” ujar perwira asal Surabaya, Jawa Timur, ini.

Terkait saksi mata, Hadi mengaku masih minim.

Saksi sementara ini, katanya, hanya teman LAC, Steven, dan orangtua korban.

“Kita memang masih minim saksi untuk saat ini,” ucapnya.

Sementara ditambahkan Reinhard, dari perkembangan terbaru hasil pemeriksaan kebidanan disebutkan korban LAC mengalami kekerasan seksual.

"Korban mengalami lecet pada bibir luar alat vitalnya," kata Reinhard. "Namun tidak ada robekan pada selaput dara. Hasil swap alat kelamin keluar tiga hari ke depan," imbuhnya.

Dengan adanya kejadian ini, polisi mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa mengawasi sang buah hati saat bermain.
Pengawasan dari orangtua guna meminimalisir risiko terulangnya kasus serupa di kemudian hari.

“Saya mengimbau kepada orangtua mohon diawasi anak-anaknya, yaitu dalam hal pengawasan di rumah atau di luar rumah. Tolong diawasin jangan sampai dilepas, seperti kejadian adik kita ini, mungkin lepas pengawasan dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbau kapolresta. (tribunbali) 

Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved