Bupati Karimun Lantik Direktur RSUD Karimun Baru, Ini Pesan Rafiq

Bupati Karimun, Aunur Rafiq secara resmi melantik Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang baru, dr Zulhadi

Bupati Karimun Lantik Direktur RSUD Karimun Baru, Ini Pesan Rafiq
tribunbatam/elhadif putra
Bupati Karimun melantik Direktur baru RSUD Karimun, Jumat (7/10/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Bupati Karimun, Aunur Rafiq secara resmi melantik Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang baru, dr Zulhadi. Pelantikan ini merupakan pelantikan perdana perangkat daerah sejak terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Karimun melalui Pilkada lalu.

Zulhadi yang sebelumnya menjabat Kepala Puskesmas Meral terpilih sebagai direktur menggantikan drg Agung Martyarto yang tersandung kasus korupsi kasus pengadaan alat kesehatan.

Dalam sambutannya Rafiq mengatakan terpilihnya Zulhadi setelah melalui proses dan mekanisme yang sesuai dengan aturan. Sebelumnya Zulhadi dan empat kandidat lainnya telah nengikuti seleksi dari tim Pansel yang dipimpin oleh Sekda Kabupaten Karimun, TS Arief Fadillah. Para kandidat juga telah melalui proses wawancara Bupati dan Wakil Bupati Karimun.

"Calon Direktur RSUD kemarin ada lima orang dokter. Terpilihnya sudah melalui proses dan mekanisme yang benar. Jadi ini bukan karena balas jasa atau apa tapi terpilih dengan profesional. Bagi bapak dan ibu yang mengikuti seleksi jangan berkecil hati," kata Rafiq dalam sambutannya di acara pelantikan yang dilaksanakan di RSUD Karimun, Jumat (7/10/2016) siang.

Rafiq mengingatkan jabatan bukanlah hak akan tetapi merupakan suatu amanah yang dilalui dengan proses. Ia menambahkan jabatan direktur merupakan titipan masyarakat Karimun agar membawa RSUD menjadi semakin baik.

Dalam tiga bulan ke depan Rafiq meminta Zulhadi siap mereformasi pelayanan untuk menciptakan kepercayaan masyarakat. Sehingga keinginan masyarakat yang ingin berobat ke RSUD semakin meningkat.

"Jangan masuknya sehat keluarnya sakit. Kita memang belum dapat bersaing dengan rumah sakit negeri tetangga. Tapi setidaknya kita dapat bersanding dengan rumah sakit swasta yang bagus," ungkapnya.

Orang nomor satu di Bumi Berazam juga mengimbau agar direktur yang baru dapat berkoordinasi dengan perangkat yang telah ada di RSUD sehingga pelayanan dapat optimal.

"Bupati memberikan kewenangan kepada Kepala RSUD yang baru untuk mengevaluasi dan merotasi perangkat di dalam RSUD secara profesional. Kepala RSUD tidak lagi di bawah Dinkes tapi wewenangnya saat ini langsung di bawah Bupati," tambah Rafiq. (*) 

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved