AWAS ! 70 Persen Buah dan Sayur Produksi Thailand Berbahaya

Di antara produk berbahaya itu termasuk yang memiliki sertifikasi Q-Mark, label keamanan yang yang dikeluarkan pemerintah Thailand tahun 2005.

AWAS ! 70 Persen Buah dan Sayur Produksi Thailand Berbahaya
AFP
Seorang staf supermarket menyusun buah di keranjang di sebuah supermarket di Bangkok. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK - Thailand termasuk negara penghasil buah dan sayur. Selain untuk konsumsi domestik, produk-produk pertanian itu juga diekspor ke Singapura, Malaysia, bahkan Indonesia.

Namun belakangan terungkap, 70 persen produk buah dan sayur yang dijual di supermarket Thailand terkontaminasi pestisida berbahaya.

Otoritas Thailand yang melakukan pemeriksaan terhadap 16 jenis buah dan sayuran pada Bulan Agustus, menemukan bahan kimia yang dilarang dan berbahaya.

Namun Temuan ini baru disimpulkan 6 Oktober dan diungkap oleh The Bangkok Post, Senin (10/10/2016).

Thailand-Pestisida Alert Network (Thai-PAN) mengeluarkan peringatan bahwa 70,2 persen buah-buahan dan sayuran ditemukan di supermarket Thailand diragukan keamanan dan kesehatannya.

Ironisnya, di antara produk berbahaya itu termasuk yang memiliki sertifikasi Q-Mark, label keamanan yang yang dikeluarkan pemerintah Thailand tahun 2005.

Bahkan, kontaminasi produk Qmark yang terkontaminasi mencapai 61,5 persen. Angka itu meningkat dibanding pemeriksaan Maret lalu, 57 persen.

Dua dari di 10 sampel yang disertifikasi sebagai produk organik ternyata diketahui memiliki residu pestisida.

Prokchol Ousap, koordinator Thai-PAN mengatakan, 56 persen dari 158 sampel yang mereka teliti tidak aman dikonsumsi dari mengandung bahan kimia.

Sayuran yang paling terkontaminasi adalah kangkung cina, 10 dari 11 sampel gagal tes, sementara delapan sampel dari jeruk, semuanya tidak aman.

Sayuran yang terkontaminasi, menurut Thai-PAN adalah cabe (9 dari 12), cowpeas dan kemangi (8 dari 12), morning glory (7 dari 12), terung kecil (6 dari 11), mentimun (5 dari 11), tomat (3 dari 11), kubis (2 dari 11) dan kubis Cina (2 dari 12).

Selain jeruk, buah-buahan lainnya yang mengandung zat kimia adalah buah naga (7 dari 8), jambu (6 dari 7), pepaya (3 dari 6), semangka (3 dari 7) dan melon (1 dari 7).

Produk yang paling berbahaya ditemukan di supermarket dari tiga provinsi di Thailand.

Tidak disebutkan, apakah produk-produk tersebut termasuk yang diekspor ke luar negeri.

Sumber: AsiaOne

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved