Insiden Kafe di Tanjungpinang

Proses Laporan Riono, Polisi Periksa Pengomentar Akun Facebook Sebagai Saksi

Kasus pencemaran nama baik yang dialami Sekda Kota Tanjungpinang Riono hingga kini masih berlanjut. Polisi periksa pengomentar akun facebook

Proses Laporan Riono, Polisi Periksa Pengomentar Akun Facebook Sebagai Saksi
TRIBUN BATAM/ M IKHWAN
Sekda Kota Tanjungpinang Riono (batik putih) berbincang bersama narasumber kegiatan di Aula Bulang Linggi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kasus pencemaran nama baik yang dialami Sekda Kota Tanjungpinang Riono hingga kini masih berlanjut. Polres Tanjungpinang hingga kini terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Dua orang saksi telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Sementara pemilik akun 'Shalwa Sadila' hingga kini belum di periksa di Polres Tanjungpinang. Dua saksi di antaranya pelapor sendiri dan saksi yang mengomentari status yang dipermasalahkan.

"Sudah diambil keteranganya dua orang. Pemilik akunya belum. Nanti juga diperiksa setelah melalui beberapa proses," kata Kasubag Humas Polres Tanjungpinang AKP Zalukhu kepada wartawan di Polres Tanjungpinang, Senin (10/10/2016).

Menurutnya, Satuan Reskrim hingga kini masih melengkapi keterangan saksi dan penguatan barang bukti. Nanti barulah polisi dapat menyimpulkan apakah pelaku terbukti melakukan dan dapaat dijerat dengan Undang-undang ITE pasal 27 ayat satu.

"Kasus ini akan tetap berjalan sesuai proses hukum yang berlaku," ujarnya lagi.

Setelah pelengkapan keterangan saksi dan bukti, jika unsur pidana pelanggaran UU ITE terbukti, maka pelaku atau pemilik akun yang mengunggah status akan dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan sesuai proses ‎hukum tersebut. Jika kasus ini terbukti, maka pelaku dijerat dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.

Selain itu,‎ pihaknya akan memanggil saksi ahli dalam kasus ini sebelum melakukan gelar perkara.‎ Dalam gelar perkara nanti, kepolisian baru akan menyimpulkan ‎unsur pidana yang ada.

‎Seperti dalam postingan akun facebook Shalwa Sadila itu, tertulis di status Facebook-nya "satu kata untuk Sekda munafik brengsek....Pak Sekda marah gara-gara ditolak kencan sama ‎ada salah satu pelajar Basecamp alias cemburu makanya meledak emosinya," tulis akun Shalwa Sadila. Pemilik akun ini pun masih dalam pencarian alamat tempat tinggalnya. (*) ‎

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved