Tinjau Proyek Drainase, Rudi Minta Parit yang Dibangun Tak Lurus Dibongkar dan Dibangun Lagi

Drainase itu kedepan juga akan menjadi pembatas antara tanah milik negara dengan tanah masyarakat atau pengusaha

Tinjau Proyek Drainase, Rudi Minta Parit yang Dibangun Tak Lurus Dibongkar dan Dibangun Lagi
TRIBUNBATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Wali Kota Batam, HM Rudi meninjau proyek drainase, Senin (10/10/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Wali Kota Batam, Rudi meninjau pembangunan infrastruktur drainase dan jalan di kawasan Nagoya, Senin (10/10/2016).

Rudi melihat langsung realisasi pembangunan proyek infrastruktur yang dianggarkan tahun 2016 itu.

"Ini untuk memastikan, dalam membangun apa realisasinya sudah sesuai yang dikehendaki," kata Rudi kepada wartawan.

Dari pantauannya, proses pembangunan sudah berjalan sekitar 60-70 persen.

Rudi berharap pada akhir November atau awal Desember 2016, pembangunan infrastruktur itu sudah rampung.

"Harapan kami akhir November atau awal Desember ini sudah selesai," ujarnya.

Saat meninjau lokasi, tak dipungkiri Rudi, ada beberapa titik pembangunan drainase yang melenceng dari koordinat awal.

"Hari ini kami turun. Ada parit yang tidak lurus, saya minta itu dibongkar, diluruskan lagi," kata Rudi.

Posisi drainase ini, lanjutnya, memang mesti dibangun lurus.

Drainase itu kedepan juga akan menjadi pembatas antara tanah milik negara dengan tanah masyarakat atau pengusaha.

Namun ada sedikit kendala dalam pembangunan infrastruktur yang dikerjakan Pemko Batam.

Tidak lain soal ROW jalan yang hingga saat ini belum ada kepastian.

Akibatnya, ROW jalan bisa berubah mengikuti penetapan lokasi (PL) bangunan. Lantaran belum ada PL yang dikeluarkan BP Batam untuk jalan.

"Karena tak ada kepastian soal ROW jalan ini, makanya ROW jalan itu bisa bergeser.

Kalau melebarkan mungkin tidak, tapi diperkecil iya. Makanya kami minta ke Pak Hatanto (Kepala BP Batam) supaya ROW ini ada kepastian. Biar kami juga bisa membangun," katanya. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved