Sebaiknya Anda Tahu

Risiko Kanker Payudara Gadis Asia Paling Tinggi di Dunia, Ini Sebabnya

Bahkan yang sangat berpendidikan, terlepas dari ras. Sering terlambat karena kebiasaan menunggu untuk beberapa waktu sebelum pergi ke rumah sakit

Risiko Kanker Payudara Gadis Asia Paling Tinggi di Dunia, Ini Sebabnya
net
Ilustrasi sebuah kontes remaja Asia. Gadis Asia paling tinggi risiko kanker payudara 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KUALALUMPUR - Ini peringatan kepada para gadis remaja di Asia.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa risiko kanker payudara di Asia lebih tinggi ketimbang negara-negara lain di luar Asia.

"Usia kanker payudara sekitar 10 tahun lebih muda di Asia. Diduga hal ini karena perbedaan biologi tumor perempuan penderita kanker payudara di negara-negara Asia serta tingkat ketahanan tubuh," kata Profesor Arlene Chan, seorang ahli onkologi medis di Curtin University School of Medicine di Australia seperti dikutip The Star, Malaysia.

Prof Chan merupakan anggota tim peneliti perilaku etnis, sosial dan budaya terkait kanker payudara.

Tim ini terdiri dari ahli onkologi pada Komisi Lancet untuk mengidentifikasi negara-negara dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan sikap etnis sosial budaya terkait perkembangan kanker.

Chan dan timnya mempresentasikan hasil penelitian ini pada sebuah konferensi di Kualaumpur, akhir pekan lalu.

Menurut Chan, sekitar 10 sampai 25 persen pasien kanker payudara di negara-negara Asia hadir dengan penyakit metastasis de novo, dibandingkan dengan hanya 3 sampai 5 persen di Eropa dan Amerika Serikat.

Mereka didiagnosis masuk dalam kategori IV atau kronis sejak awal.

Profil penyakit pada pasien ini lebih parah, dimana proporsi yang lebih tinggi dari tumor.

Prof Chan mengatakan, "Proporsi pasien dengan stadium III, yang meskipun dianggap berpotensi dapat disembuhkan, memiliki tingkat kekambuhan lebih tinggi dari tahap I dan II. Di Australia, sekitar 10 sampai 12 persen dari pasien mungkin hadir dengan stadium III, sedangkan di bagian-bagian tertentu dari Asia, seperti China dan India, angkanya mencapai 35 sampai 40 persen."

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved