Panbil Group Kepakkan Sayap ke Karimun. Nilai Investasinya Luar Biasa

Panbil Group, menurut Bupati Karimun, Aunur Rafiq, akan membangun Water Front City yang meliputi pembangunan pelabuhan, kota baru dan mall.

Panbil Group Kepakkan Sayap ke Karimun. Nilai Investasinya Luar Biasa
CEO Panbil Group Johannes kenedy menandatangani kerjasama investasi dengan Bupati Karimun Aunur Rafiq, Rabu (12/10/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Dua investor dari dalam dan luar negeri sepakat untuk mengembangkan investasi mereka di Kabupaten Karimun.

Penandatanganan kerjasama tersebut digelar bertepatan dengan perayaan hari jadi ke-17 Kabupaten Karimun, Rabu (12/10/2016) di rumah dinas Bupati Karimun.

Kedua investor tersebut yakni Panbil Group dari Batam. Penandatanganan kerjasama lansung oleh CEO panbil Group, Johannes Kennedy dan PT Karimun Storage Terminal (KST) dari Singapura.

Panbil Group, menurut Bupati Karimun, Aunur Rafiq, akan membangun Water Front City yang meliputi pembangunan pelabuhan, kota baru dan mall.

"Nilai investasinya mencapai Rp 1,5 triliun dengan serapan tenaga kerja sekitar dua ribu orang," ujar Rafiq.

Sedangkan PT KST yang bergerak di bidang penyimpanan minyak di Pulau Asam. Investor asal Singapura tersebut mengelontorkan investasi senilai 93 juta dolar Singapura atau sekitar Rp 87,6 miliar lebih.

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan ReformasI Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur, Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Wakil Ketua I DPRD Karimun, Azmi dan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim.

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved